9 Tip Terbaik Menguruskan Badan di Saat Ramadhan

Banyak individu merengekan, di sepanjang bulan Ramadhan berat badan tidak menurun melainkan bertambah. Apakah kamu ingin menghadapi kondisi mirip tersebut?

Susun kebiasaan makan yang baik dan pilhlah jenis makanan yang tak menyebabkan kenaikan berat badan. Berikut adalah beberapa saran:


Bagi beberapa saran untuk mengurangi berat badan saat bulan puasa. Dengarkan baik-baik!

1. Konsumsi jumlah air minum yang memadai setiap hari

Bukan bermakna bahwa Anda hanya perlu meminum air putih tanpa boleh mengonsumsi minuman lain. Ketika membuka puasa, kadang-kadang kita pun merindukan untuk menikmati secangkir sirup atau jus buah segar sebagai penyegaran.

Tidak apa-apa, tetapi konsumsilah dalam batasan wajar. Minuman segar dan manis sebaiknya hanya digunakan untuk menghilangkan rasa haus. Pakailah gelas ukuran kecil supaya Anda tidak terlalu banyak meminumnya.

Mengonsumsi dua gelas air putih ketika berbuka puasa serta dua gelas lagi sesudah salat tarawih sangat bermanfaat dalam menjaga hidrasi tubuh dan memberi sinyal kepada otak tentang rasa kenyang Anda. Pada waktu sahur, pastikan juga untuk meminum paling tidak dua gelas air putih.

2. Batasi konsumsi manis

Alih-alih mengonsumsi terlalu banyak makanan manis, sebaiknya gantilah dengan kurma atau jenis buah lain yang menyediakan rasa manis secara alami.

Kurma memiliki status sunnat untuk dikonsumsi ketika membuka puasa. Tambahan pula, kurma direkomendasikan demi menjaga kesehatan sebab nutrisinya dapat memulihkan tenaga pada tubuh setelah berpuasa seharian.

3. Hindari mengonsumsi roti serta hidangan yang terbuat dari berasamtepung

Roti serta panganan lain yang menggunakan terigu sebagai bahannya disarankan untuk dielakkan sementara. Terigu cukup sulit dicerna sehingga proses pencernaan memerlukan durasi tambahan agar dapat menyelesaikannya.

Anda pun menjadi lebih mudah merasa kenyang, meskipun tidak selalu pasti bahwa jenis roti yang Anda pilh dapat memenuhi semua kebutuhan gizi bagi tubuh Anda.

4. Jangan segera mengonsumsi makanan berat setelah buka puasa

Jika Anda termasuk orang yang biasanya langsung mengonsumsi nasi saat berbuka, lebih baik pertimbangkan lagi. Mulailah mengetoki sahur dengan makanan-makanan ringan dan gampang dicerna, seperti contohnya buah-buahan.

5. Hindari gorengan

Wow, Gorengan sungguh enak bila dijadikan menu buka puasa. Variasinya begitu banyak, harga terjangkau dan sangat mudah dicari.

Namun, mengonsumsi terlalu banyak makanan gorengan juga dapat menyulitkan proses pencernaan tubuh. Perhatikan, lingkar perut yang besar tak akan berkurang meski Anda sering membuka puasa dengan makanan Gorengan.

Di waktu berbuka, pilih sajian yang diolah melalui proses merebus atau mengukus. Pilih makanan untuk membuka puasa yang memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh.

Anda pun dapat memulai berbuka dengan tiga biji kurma yang mengandung gula alami agar tingkat glukosa di dalam tubuh kembali normal secara bertahap.

6. Kendalikan konsumsi kue kering selama berpuasa

Ingatlah untuk mengendalikan asupan makanan yang kaya akan karbohidrat halus dan gula. Ini membantumu menjadi lebih teliti saat menentukan pilihan menu berbuka puasa.

Hal ini pun baik sebab membuatmu tak langsung merasa kenyang dan memudahkan kontrol terhadap rasa laparmu.

7. Kelola jadwal makan Anda dengan cerdas

Sebelum melakukan tarawih, Anda dapat mengonsumsi makanan berat seperti nasi yang dilengkapi dengan sayuran serta lauk pauknya.

Hindari mengonsumsi makanan mendekati waktu tidur. Tubuh memerlukan kurang lebih satu jam atau bahkan lebih lama untuk mencerna makanan di dalam tubuh.

Saat berbuka puasa, pilihlah makanan yang sehat dan gampang diolah oleh tubuh. Bisakah Anda tetap aktif sesudah sahur tanpa langsung tertidur lagi? Bila memungkinkan, hal ini tentunya bagus bagi kebugaran Anda.

8. Meningkatkan asupan buah-buahan yang masih segar

Tentunya kamu harus memasukkan nutrisi ke dalam tubuh sebagai gantinya setelah seharian berpuasa. Di sepanjang bulan Ramadhan, hasrat makan juga meningkat di waktu malam.

Penuhi dambaan untuk menyantap sesuatu dengan memakan buah-buahan yang rasanya manis secara alami.

Anda dapat memilih pear hijau, bengkuang, atau manga. Jangan lupa, jangan terlalu berlebihan juga. Cukup secukupnya saja.

9. Batasi makan pedas

Pedas dapat menyebabkan mulas atau diare ketika berpuasa. Apabila Anda merasa tidak baik, mungkin dibutuhkan obat-obatan serta waktu untuk penyembuhan.

Terkadang proses penyembuhan bisa menyebabkan hasrat untuk makan bertambah.

Lebih baik kamu memelihara kesehatan dengan tidak mengonsumsi makanan terlalu pedas selama berpuasa daripada kesulitan dalam pengendaliannya.

Berikut adalah beberapa saran untuk menurunkan berat badan selama puasa. Dalam satu bulan menjalani ibadah di Bulan Ramadhan, tidak perlu khawatir asalkan Anda dapat merencanakan pola makan serta memilah jenis makanan yang dikonsumsi secara tepat. Semoga hari-hari Anda dalam berpuasa menyenangkan!


Baca


juga

:

  • 5 Indikasi Kesehatan Ibu Hamil yang Menyatakan Puasa Aman dan Sah Dilakukan
  • Ikuti 5 Saran Ini untuk Menjaga Nafas tetap Fresh saat Puasa
  • Untuk Tetap Bugar, Berikut Beberapa Opsi Vitamin bagi Ibu Menyusui yang Sedang Berpuasa