Gempa Magnitudo 5.6 di Mandailing Natal, Sumatera Utara – BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami



Cek informasi terupdate tentang gempa berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG. Mereka baru saja mengumumkan adanya getaran gempa di Mandailing Natal, Propinsi Sumatera Utara pada hari Selasa tanggal 18 Maret 2025.

Baru-baru ini, BMKG mengumumkan bahwa telah terjadi gempabumi di bagian baratdaya dari Kabupaten Mandailing Natal, yang berada di Provinsi Sumatera Utara.

Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa gempa terakhir yang terjadi di bagian baratdaya Mandailing Natal, Sumatera Utara memiliki kekuatan 5.6 skala Richter.

Gempa bumi terjadi hari ini di bagian barat daya Mandailing Natal, Sumatera Utara sekitar pukul 05:23:53 WIB.


Guncangan Gempa Magnitude 5.5 di Tapanuli Utara, Sumatera Utara – Periksa Lokasi Gempa Terbaru 2 Menit Sebelumnya melalui BMKG

Lokasi guncangan gempa yang terakhir di sektor barat daya Mandailing Natal, Sumatera Utara adalah pada posisi koordinat 0.47 LU, 98.93 BT.

Pada rilisannya, BMKG menyatakan bahwa titik pusat guncangan terakhir ada sejauh 83 kilometer ke arah baratdaya dari Mandailing Natal, yang berlokasi di Sumatera Utara.

BMKG mengatakan bahwa gempa terbaru di bagian barat daya Mandailing Natal, Sumatera Utara berlokasi pada kedalaman 109 Kilometer.

Laporan dari BMKG menyatakan bahwa gempabumi terbaru yang terjadi di bagian baratdaya Mandailing Natal, Sumatera Utara tidak memiliki potensi untuk menimbulkan gelombang tsunami.

Info terbaru tentang gempa dari barat daya Mandailing Natal, Sumatera Utara telah dibagikan oleh BMKG melalui halaman X resminya @infoBMKG.


#Gempa Magnitude:5.6, 18-Maret-25 pukul 05:23:53 WIB, Letak:0.47 LS,98.93 BT (83 km Barat Daya MANDAILINGNATAL-SUMUT), Dalam Tanah:109 Km, tidak berpotensi tsunami #BMKG,

Tuliskan BMKG pada halaman resmi X @infoBMKG.


Guncangan Gempa Magnitudo 3.1 Menggoyang Mandailing Natal, Sumatera Utara dengan kedalaman 10 Kilometer, Periksa Lokasi Exact Gempa Saat Ini Melalui BMKG


Berikut adalah informasi tentang tingkat keparahan gempa menurut Skala MMI seperti yang diambil dari situs web BMKG.


I MMI

Guncangan dari gempa hanya terasa di bawah kondisi tertentu dan hanya oleh sebagian orang saja.


II MMI

Goncangan akibat gempa dapat dirasakan sebagian orang, dan objek-ringan seperti lampu gantung ikut berayun.


III MMI

Guncangan dari gempa bumi terasa sekali di dalam bangunan.

Guncangan pada lantai teras sepertinya bertambah ketika truk sedang melaju.


IV MMI

Di tengah hari, kegaduhan terasa di dalam bangunan oleh sejumlah besar orang, sementara hanya segelintir yang merasakannya diluar. Kegedahan ini ditandai dengan patahnya peralatan tanah liat, getaran pada jendela dan pintu sampai mereka retak serta dinding mengeluarkan suara.


V MMI

Gerakan guncangan dari gempa bumi bisa dirasakan kebanyakan orang; mereka lari ketakutan, piringan keramik retak, peralatan jatuh, tiang serta objek besar nampak goyang, sementara bandul pada bel mengendap.


VI MMI

Gelombang guncangan gempabumi terasa oleh setiap individu.

Banyak orang kaget dan langsung melarikan diri, plester pada dinding rontok, serta cerobong asap di pabrik mengalami kerusakan kecil.


VII MMI

Setiap orang di dalam rumah pergi.

Rumah mengalami kerusakan kecil namun memiliki struktur dan konstruksi yang solid.

Pada struktur yang memiliki kualitas kurang memadai, muncul keretakan dan bahkan hingga kehancuran, sementara itu cerobong asap mengalami patah.

Dan getarannya bisa dirasakan oleh penumpang yang sedang menggunakan kendaraan itu.


BMKG: Getaran Keras Menggoncang Timur Laut Mandailing Natal Sumatera Utara, Perbarui Lokasi Guncangan Terbaru dalam 2 Menit Ini


VIII MMI

Rusak kecil pada struktur gedung yang kokoh.

Retak pada struktur gedung yang tidak memadai, tembok lepas dari rangka bangunan, cerobong asap pabrik serta patung ambruk, air menjadi keruh.


IX MMI

Rusaknya struktur gedung yang kokoh, bagian rangka hunian berubah bentuk dan jadi tidak tegak, disertai dengan munculnya retakan di mana-mana.

Kediaman itu kelihatan berpindah dari dasar semula. Saluran air di dalam bangunan tersebut patah.


X MMI

Struktur berbahan dasar kayu yang kokoh mengalami kerusakan, konstruksi bangunan terlepas dari fondasi, tanah retak dengan pola melingkar, serta longsoran tanah terjadi di setiap aliran sungai dan area lereng curam.


XI MMI

Gedung-gedung yang tersisa sangat terbatas.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Saluran bawah tanah menjadi tak berguna, permukaan tanah retak, dan jalur kereta jadi sangat berkelok-kelok.


XII MMI

Musnah sepenuhnya, ombakan terlihat di atas tanah.

Lanskap menjadi suram, objek dilempar ke angkasa.


Guncangan Terbaru dari Mandailing Natal Sumatera Utara Saat Fajar Hari Ini: Periksa Kekuatan dan Lokasi Gempabumi


(*)


Berita Gempa Terkini


(/Amiruddin)


Baca Berita Terbaru Tribun Kaltara di
Google News