Ingin Berinvestasi Secara Cerdas? Mari Mulai Menabung Emas!

Pada awal Ramadan kemarin, saya telah mempersiapkan diri untuk mencapai sejumlah tujuan. Selain dari beberapa sasaran dalam ibadah yang ingin dicapai, ada pula tujuan terhadap kegiatan harian seperti ikutan tantangan Daily Ramadan di aplikasi tersebut. Namun sayangnya, belum sempat merasakan semangat Ramadhannya, badan malah langsung down karena kena flu. Belum lagi minggu selanjutnya sang suami justru diserang tekanan darah tinggi dan harus istirahat total selama 5 hari lamanya. Akhir cerita? Saya akhirnya harus rela melewatkan semua rangkaian tantangan pada Daily Ramadan itu. Dengan kondisi fisik yang kurang baik serta minim persiapan alias tanpa ‘naskah’ maupun isi simpanan content-nya membuat usaha saya untuk bergulat dengan kompetisinya pupus begitu saja.

Demikian pula ketika merancang masa depan. Memiliki visi, misi, serta perencanaan saja tidaklah cukup; Anda harus menyisihkan sebagian dana sebagai cadangan siaga atau pengeluaran tak terduga dan untuk mencapai impian Anda. Lalu bagaimana caranya mengatur anggaran dan simpanan tersebut ke depan hari? Salah satu solusinya melalui keragaman investasi, termasuk antara lain dengan berinvestasi dalam bentuk emas.

Kenapa emas? Para ahli investasi sependapat bahwa emas merupakan pilihan investasi yang tidak pernah tertinggal dan selalu memberikan keuntungan bila dijadikan sebagai opsi berinvestasi dalam jangka waktu lama. Seperti dikutip dari Fortune pada tanggal 17 Maret 2025.

Emas dianggap sejak dulu sebagai benteng melawan inflasi dan fluktuasi pasar.

Keuntungan Menabung Emas

Berpikir untuk berinvestasi dalam emas punya beberapa manfaat:

1. Nilai emas yang konsisten naik dan tidak pernah turun

Logam mulia seperti emas adalah opsi berinvestasi yang tidak pernah rugi. Meskipun nilainya bisa meningkat ataupun menurun dari waktu ke waktu, misalnya dalam rentang satu sampai dua bulan, namun jika dilihat secara keseluruhan dan untuk periode yang lebih panjang, menyimpan emas tetap menjadi pilihan yang untungnya konsisten. Jika kita melihat data historis tentang nilai logam mulia tersebut, contohnya pada tahun 2015, saat itu 1 gram emas PT Aneka Tambang (Antam) bernilai kurang lebih Rp 545.000,- . Namun perkiraannya di awal Maret tahun 2025, harga penjualan 1 gram emas Antam telah berkembang menjadi sekitar Rp 1.715.000. Bahkan para ahli ekonomi pun meyakini bahwa harga emas kemungkinan besar bakal semakin tinggi lagi dan diproyeksikan dapat mencapai angka sebesar 2 juta Rupiah tiap gram-nya menjelang penghujung tahun 2025 nanti.

2. Likuid, mudah dicairkan

Emas merupakan jenis investasi yang dapat ditukar menjadi uang tunai baik melalui gadai maupun penjualan sewaktu-waktu. Ini berbeda dari obligasi dan deposito yang punya tenggat waktu tertentu sebelum bisa diambil tanpa hukuman finansial. Dibandingkan dengan real estat, emas cenderung lebih mudah terjual apabila si pemegang membutuhkan likuiditas mendadak karena proses menjual properti biasanya memakan waktu cukup lama.

3. Pemeliharaan yang ekonomis dan sederhana

Menyimpan perhiasan emas ataupun batangannya relatif sederhana. Cukup diletakkan pada lokasi yang aman dan harus dipastikan untuk tidak bertabrakan atau tertimpa benda lain sehingga kualitasnya tetap terjaga dan nilainya tak berkurang.

4. Mengawali investasi menggunakan modal yang terjangkau

Berinvsetasi dengan menyimpan emas memerlukan dana awal yang cukup kecil. Anda sudah dapat membeli emas batangan Antam dari 0,5 gram senilai 900 ribu rupiah. Sebagai perbandingan, investasi lewat deposito mengharuskan setoran minimum ialah 1 juta rupiah kalau menggunakan layanan perbankan daring dan mencapai 10 juta rupiah bila dilakukan secara langsung di kantor cabang bank tersebut. Sementara itu, tingkat suku bunga deposito yang cuma antara 2,5 sampai 4 persen juga mesti dikurangi oleh biaya pajak pada ambang batasan tertentu.

5. Mengendalikannya dapat dijalankan melalui beberapa metode

Tidak ada alasan untuk menghindari menabung emas. Bila pendapatan tiap bulannya cukup ketat dan sulit untuk menyimpan satu gram emas, Anda dapat merencanakan anggaran untuk berinvestasi dalam bentuk tabungan emas. Sebagai contoh, Tabungan Emas dari Pegadaian membolehkan nasabah mulai dengan menabung atau membeli emas paling sedikit 0,01 gram bila membuka akun di kantor cabang langsung, atau melakukan transaksi senilai Rp10.000 apabila menggunakan layanan Pegadaian Digital.

Menyimpan emas melalui Tabungan Emas Pegadaian menawarkan sejumlah manfaat, antara lain

1. Setoran awal terjangkau

Dengan membeli paling sedikit 10 ribu rupiah, hampak semua kelompok dalam masyarakat dapat menghemat emas. Termasuk para pelajar yang menyimpan sebagian uang saku mereka pun bisa merencanakan masa depan dengan tekun menabung emas.

2. Pembuatan akun tabungan sangat sederhana dan tidak rumit.

Proses membuka akun untuk Tabungan Emas di Pegadaian cukup sederhana. Cukup lengkapi dokumen Anda menggunakan KTP aktif serta bayar tarif materainya sebagai syaratnya.

3. Biaya administrasi murah

Biaya adminitrasi atau penyimpanan emas dalam program Tabungan Emas Pegadaian terbilang rendah, yaitu hanya 30 ribu rupiah setiap tahunnya.

4. Emas 24 karat

Penghitungan biaya untuk emas yang disimpan dalam Tabungan Emas berdasarkan pada harga emas dengan tingkat kemurnian 24 karat.

5. Fleksibel

Emas yang disimpan dalam bentuk tabungan emas di Pegadaian dapat dicetak sebagai logam mulia atau ditukar untuk mendapatkan perhiasan. Selain itu, saldo dari tabungan emas tersebut pun dapat dipindahkan ke rekening lainnya milik pemegang Tabungan Emas Pegadaian. Emas yang diperoleh melalui program ini juga memudahkan Anda jika ingin menjual kembali atau menggadai barang tersebut.

Gerakin Emasmu, Bantu Finansialmu

Emas dapat dianggap sebagai simpanan pasif untuk hari esok. Namun, bila Anda ingin tumbuh menjadi seorang investor bijak, ada peluang untung lebih banyak melalui pendekatan “menyulap” tabungan emas tersebut. Salah satu caranya ialah dengan menggunakan logam mulia ini sebagai fondasi dalam mendirikan bisnis baru atau mengubahnya menjadi berbagai jenis alat investasi lainnya.

Misalkan meleburkan tabungan emas dan pendapatan dari penjualan emas tersebut dapat dialihkan ke reksa dana atau SUKUK. Bila rutin menyimpan emas di Tabungan Emas Pegadaian sampai memperoleh jumlah minimum 1 gram emas tiap tahun, maka selama 10 tahun nanti sudah bisa mengumpulkan paling tidak 10 gram emas. Emas senilai 10 gram pada tahun 2025 bernilai sekitar 17 juta rupiah yang apabila difungsikan sebagai investasi lewat SUKUK ST 014 akan menerima imbal hasil antara 6.50 – 6,60% pertahun atau kisaran 800-900 ribu rupiah per tahun sesudah dikurangi pajak.

Bayangkan menjadi investor pemula dengan mendorong tabungan emas yang dimiliki. Saya sebagai istri rumah tangga pun tak ingin tertinggal dari investasi ini sambil ikut serta membantu membangun negara. Kupon pembagian hasil akan langsung ditransfer ke rekening pada tanggal 10 setiap bulannya. Pelan-pelan namun pasti lambat laun akan terkumpul banyak.

Menabung dalam bentuk emas selalu memberikan manfaat. Beberapa kali keluargaku diselamatkan oleh logam mulia ketika kondisi finansial sangat sulit. Saat mencari tambahan dana untuk awal tahun pelajaran baru, atau bantuan kepada kerabat sementara anggaran terbatas, perhiasan seperti anting, kalung emas yang tersimpan di lemariku dapat berperan sebagai simpanan pada waktu yang pas. Aku percaya bahwa persiapan untuk masa depan serta pensiun sebaiknya dimulai sedini mungkin sehingga kata ‘kebebasan finansial’ tak hanya menjadi harapan kosong. Oleh karena itu, apabila memiliki surplus uang, aku memilih opsi menabung dalam wujud emas atau menggunakan layanan tabungan emas. Sebelum 13 tahun silam, setelah meninggalkan pekerjaanku, kuperoleh sebuah ponsel pintar dari majikanku sebagai kenangan. Tanpa ragu-ragu, alih-alih menyimpannya, kujuallah gadget tersebut dan gunakan pendapatan bersama dengan tabunganku untuk membeli gelang emas meskipun ukuran kecil saja. Bukti nyata bahwa tindakan ini benar adalah nilai emas masih bertahan bahkan sampai saat ini, dibandingkan dengan harga telepon genggam hadiah tersebut semula.

Emas bukan cuma dipakai sebagai hiasan saat bergaya, tapi juga jadi alat investasi untuk merencanakan masa depan. Untuk kalian yang mau mengatur keuangan dengan bijaksana, mari kita mulai nabung emas.