Timnas Indonesia Siapakah Mereka, Peluang Menghadapi Australia Semakin Terbuka


Tim Nasional Indonesia tampil membawa penampilan baru ketika bertemu Australia, salah satu kekuatan besar sepak bola di Benua Biru.

Tim nasional sepak bola Indonesia akan bermain tandang ke kandang Australia di Sydney Football Stadium pada hari Kamis, 20 Maret 2025.

Timnas Indonesia saat ini telah tiba dalam keadaan yang sangat berbeda.

Selama setahun terakhir ini, Australia akan bertemu dengan Tim Nasional Indonesia sebanyak tiga kali secara berbeda.

Ketekunan PSSI dalam menerapkan strategi naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia berbuah hasil yang mencolok ketika bertemu dengan Australia.

Dalam pertandingan perdana fase 16 besar Piala Asia 2023 yang berlangsung pada Januari 2024, tim nasional Australia mengalahkan Indonesia dengan telak dengan skor akhir 4-0.

Pada saat itu, tujuh pemain naturalisasi digunakan oleh Timnas Indonesia.

Rafael Struick menyatakan bahwa kekalahannya yang pertama dalam Piala Asia 2023 merupakan titik awalnya bertemu dengan Australia.

Pemain dari Brisbane Roar itu menjadi salah satu starter yang diajukan oleh Shin Tae-yong untuk mengikuti proses naturalisasi.

“Kita bertanding melawan mereka pada ajang Piala Asia dan kita kalah dengan skor 4-0, namun hal tersebut terjadi di tahap awal petualangan ini,” ungkap Struick ketika merenungkan kekalahannya dalam fase delapan belas final Piala Asia tahun 2023 seperti dilansir dari laman resmi AFC, hari Senin tanggal 18 Maret 2025.

Pada sepuluh belas awal permainan, kita cukup dominan dan harusnya mampu memborong skor.

Namun selepas itu, Australia memulai penguasaannya atas pertandingan tersebut, dan kita dapat menyaksikan kemampuan mereka untuk menyarangkan empat gol,” katanya, mengakui keunggulan Australia pada pertandingan tersebut.

Tidak memerlukan banyak waktu, tim nasional Indonesia menjadi jauh lebih kuat saat berjumpa lagi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada saat itu, terdapat enam pemain naturalisasi dalam tim pada pertandingan perdana melawan Australia.

Keenam orang tersebut adalah Jay Idzes, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, dan Maarten Paes.

Keberadaan keenam pemain itu membantu tim nasional Indonesia bermain lebih apik ketika bertemu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada tanggal 10 September 2024.

Tim Garuda sukses mengimbangi Socceroos dengan hasil seri tanpa adanya gol.

“Akan tetapi, laga selanjutnya berakhir tanpa gol pada kualifikasi piala dunia, dan menurut pendapatku ini adalah hasil yang sepadan. Mungkin saja pertandingan tersebut mempunyai akhir yang lain,” jelas Struick.

Selama enam bulan ke depan, tim nasional sepak bola Indonesia menyertakan tujuh pemain baru melalui proses naturalisasi.

Tujuh nama yang disebutkan itu adalah Mees Hilgers, Eliano Reijnders, Kevin Diks, Ole Romeny, Dean James, Emil Audero, serta Joey Pelupessy.

Keempat nama finalis yang akan melakukan penampilan perdana bersama timnas Garuda dalam pertandingan melawan Australia di Sydney.

Tentu saja, dengan tambahan daya ini, pasukan Garuda bukan lagi menjadi tim yang diunggulkan belaka.

Rafael Struick percaya bahwa timnas Garuda berpotensi meraih tiga angka di kandang Australia.

“Tetapi untuk laga selanjutnya, kita tahu ini bakal menjadi tantangan berat. Kita masih dianggap sebagai tim underdog, namun kita sudah menunjukkan kemampuan untuk mencapai hasil positif di lapangan. Kita akan memberikan semua upaya demi memperoleh tiga angka,” ujar Struick dengan semangat pantang menyerah.