
MANADO
– Penerbangan pertama dari maskapai TransNusa untuk rute Nanjing-Manado pada hari Senin (31/3) mengangkut sekitar 138 wisatawan dari Cina. Penumpang tersebut tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, yang bertepatan dengan peringatan Idul Fitri 1446 Hijriah.
Pesawat TransNusa tipe Airbus 320 berkode penerbangan 8B-132 ini mendarat di Manado pada waktu sekitar pukul 15:30 WITA setelah melepas landas awalnya dari Bandara Internasional Lukou, Nanjing.
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, yang turut serta dalam penyambutan langsung penerbangan perdana dari rute Nanjing-Manado, menegaskan bahwa peningkatan jumlah jalur penerbangan internasional akan memiliki dampak positif terhadap industri pariwisata setempat.
“Tentunya dalam waktu lima hari mendatang, (wisatawan) dapat menikmati kecantikan alam Manado yang memiliki langit berwarna biru, lautan biru serta pemandangan-pemandangan lainnya,” ungkap Yulius.
Juga percaya pada masa depan industri perjalanan dan wisata, khususnya bagi para pelancong dari Tiongkok. Dia merasakan ada banyak persamaan antara daerah Sulawesi Utara dengan Tiongkok, yang pastinya sangat menarik minat yaitu dalam hal makanan.
“Tentu saja kita akan terus meningkatkan wilayah ini supaya jadi lebih baik lagi,” kata Yulius sekali lagi.
Saat ini, GM PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Samratulangi Manado, yaitu Maya Damayanti, mengatakan bahwa rute penerbangan dari Nanjing menuju Manado akan dilaksanakan setiap lima hari sekali dan pada akhirnya akan tersambung secara langsung dengan Denpasar, Bali.
Diketahui, peluncuran jalur baru ini telah ditunggu-tunggu sejak lama. Oleh karena itu, ia sungguh mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh tim dan khususnya pemerintah yang menunjukkan kesepakatan kuat dalam hal ini.
