
Mantan Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra dengan cepat menyelenggarakan pertemuan setelah guncangan gempa bumi 7,7 skala Richter yang berlokasi di Myanmar dirasakan juga di wilayah Thailand.
Dikutip dari
AFP
, Jumat (28/3), Perdana Menteri Paetongtarn secara langsung membatalkan perjalanannya ke Phuket guna mengadakan pertemuan darurat tersebut.

Sampai sekarang, tidak ada informasi tentang jumlah korban dampak gempa tersebut. Akan tetapi, warga di Thailand yang merasa cemas secara instan keluar dari hunian dan gedung-gedungan mereka ketika mengalami getaran gempa.
“Saya cepat-cepat keluar dari toko bersama para pelanggan lainnya. Ini merupakan getaran terbesar yang pernah saya alami dalam hidupku,” ungkap Sai, seorang penduduk Chiang Mai yang tengah berada di toko saat gempa bumi tersebut terjadi.
Bukan hanya ketakutan saja, getaran gempa bumi menyebabkan pelayanan MRT dan LRT harus dihentikan sementara di Bangkok. Bangunan-bangunan pun ikut menderita dampak dari guncangan tersebut.
