Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Hambalang, Bogor
Pada hari Senin (21/7/2025), Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu koperasi yang diluncurkan adalah KDMP Hambalang yang berada di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Koperasi ini menjadi salah satu contoh dalam program nasional yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi desa.
Pada tahap pertama peluncuran, sebanyak 80.000 koperasi desa telah diresmikan secara serentak. KDMP Hambalang sendiri sudah mulai beroperasi sejak 16 Juli 2025, dengan tujuan memberikan layanan langsung kepada masyarakat desa. Di dalam koperasi ini terdapat beberapa gerai aktif seperti toko sembako, klinik, toko obat, pupuk, gas elpiji bersubsidi, pembayaran digital, dan simpan pinjam. Layanan tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga secara lebih mudah dan terjangkau.
Banyak BUMN turut serta dalam mendukung operasional KDMP Hambalang. Beberapa perusahaan seperti PT Pertamina, Perum Bulog, BRI, PT Pupuk Indonesia, PT Pos Indonesia, ID FOOD, dan Kimia Farma berpartisipasi dalam mengisi gerai-gerai tersebut. Menurut Ketua KDMP Hambalang, Cecep Muftahudin, kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara koperasi dan sektor strategis yang saling mendukung.
Koperasi ini memiliki 308 anggota pada awalnya, namun jumlahnya terus meningkat hingga mencapai hampir 500 anggota. Sumber modal berasal dari simpanan pokok dan wajib anggota serta kerja sama komersial dengan BUMN. Seluruh aktivitas operasional menggunakan aset milik desa, seperti bangunan dan lahan fasilitas desa yang telah dioptimalkan sebagai lokasi gerai. Penggunaan aset tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi pengelolaan aset desa yang berlaku.
Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran koperasi ini sangat tinggi. Mereka merasa terbantu karena layanan ekonomi langsung tersedia di tengah-tengah masyarakat. Keberadaan koperasi ini juga membantu meningkatkan perekonomian warga desa dan memenuhi kebutuhan dasar mereka. Harga produk yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar, termasuk layanan gas yang tersedia dengan harga bersubsidi.
KDMP Hambalang memiliki komoditas unggulan seperti singkong yang berasal dari potensi desa. Harapan besar dipegang agar singkong ini dapat diolah sendiri dan bahkan diekspor. Layanan yang diberikan oleh koperasi sangat beragam, mulai dari sembako, pembayaran billing, distribusi gas dari Pertamina, hingga layanan pos. Semua layanan ini dirancang untuk memudahkan kehidupan masyarakat desa.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa peluncuran KDMP bukan hanya momentum administratif, tetapi juga langkah strategis untuk menggerakkan potensi perekonomian lokal. Ia menjelaskan bahwa KDMP adalah model nyata sinergi antara negara, desa, dan rakyat. Koperasi ini tidak hanya sekadar koperasi biasa, tetapi pusat ekonomi rakyat yang didasari semangat gotong royong, digitalisasi, dan kemandirian desa.
Gerakan ini menunjukkan bahwa kebangkitan ekonomi Indonesia dimulai dari desa. Dengan adanya KDMP, harapan besar dipegang bahwa perekonomian desa akan berkembang dan masyarakat akan lebih sejahtera.
