Rasa Legendaris Mie Ayam Bakso Herman di Bogor, Tetap Disukai Sejak 1975

Sejarah dan Keunikan Mie Ayam Bakso Herman di Kota Bogor

Kota Bogor tidak hanya dikenal dengan alamnya yang indah, tetapi juga memiliki beragam kuliner legendaris yang masih diminati oleh masyarakat. Salah satu yang menjadi favorit adalah Mie Ayam Bakso Herman. Usaha ini sudah berdiri sejak tahun 1975 dan terus bertahan hingga saat ini, meskipun lokasinya tersembunyi.

Mie Ayam Bakso Herman awalnya dibuka di Pasar Anyar Bogor, dekat blok A. Namun, pada tahun 1986, usaha ini dipindahkan ke Jalan Abesin, tepatnya di gang sebelah Ramayana Dewi Sartika, karena adanya kebakaran. Ardi Hermawan, pengelola sekaligus anak kandung dari pemilik Mie Ayam Herman, menjelaskan bahwa ayahnya mulai membuka usaha tersebut di Pasar Anyar sebelum kebakaran. Setelah pindah ke lokasi baru, usaha ini terus berkembang hingga saat ini.

Read More

Proses Produksi yang Mandiri

Setelah berjalan selama lima dekade, Mie Ayam Bakso Herman tetap memproduksi bahan-bahan secara mandiri. Mulai dari mie, bakso, hingga pangsit, semuanya dibuat sendiri agar kualitas tetap terjaga. Ciri khas dari Mie Ayam Bakso Herman adalah tekstur mie yang pipih dan tipis, serta topping ayam kering yang dicampur dengan bumbu yamin manis. Tipe baksonya kenyal, sementara pangsit kuah memiliki kulit tipis dengan isian ayam cincang yang menjadi toping sempurna untuk mie ayam ini.

Harga yang ditawarkan untuk seporsi mie ayam bakso pangsit adalah Rp20.000, sedangkan untuk mie ayam polos seharga Rp17.000 per porsi. Ardi mengatakan bahwa ia akan terus menjaga warisan resep sang ayah dari segi rasa dan tekstur agar para pelanggan tetap puas.

Kepercayaan Pelanggan yang Berlangsung Lama

Salah satu pelanggan setia, Septian Nur Cahyo (27), mengatakan bahwa ia pertama kali mencoba Mie Ayam Bakso Herman saat masih duduk di bangku sekolah. Ia menyebutkan bahwa rasa yang disajikan sejak dulu hingga sekarang masih konsisten, sehingga ia tetap setia menjadi pelanggan Mie Ayam Bakso Herman hingga dewasa.

Cahyo menilai bahwa ketertarikannya dengan Mie Ayam Bakso Herman adalah karena tekstur mi-nya sendiri. Bentuk mi yang tipis, ditambah minyak bawang yang tidak berlebihan, membuat hidangan ini terasa segar. Selain itu, kuah pangsit juga memberikan sensasi yang menyenangkan.

Peminat yang Luas dan Pengunjung Terkenal

Dalam cakupan Kota Bogor, Mie Ayam Bakso Herman sudah sangat dikenal. Banyak pelanggan datang untuk merasakan lezatnya mie ayam ini. Tidak hanya dari Bogor, tetapi juga pembeli dari Jakarta, Bandung, dan Tangerang sering menjadi pelanggan setia.

Bahkan mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya, sering mengunjungi tempat ini sebelum pandemi. Dalam sehari, Mie Ayam Bakso Herman bisa menghabiskan antara 250 hingga 300 porsi, mulai dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Biasanya, penutupan dilakukan sekitar jam 3, dan hari Jumat tutup.

Lokasi dan Tips untuk Pengunjung

Bagi yang tertarik mencicipi Mie Ayam Bakso Herman, lokasinya berada di Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Patokannya adalah gang sebelah Ramayana Dewi Sartika, di sekitar pasar Anyar, dekat jajaran pedagang pisang. Tempat ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi pecinta kuliner khas Bogor.