Pernikahan Gratis di Bogor, 50 Pasangan per Lokasi Bulan Agustus

SUDUTBOGOR – Pemkab Bogor menyelenggarakan program pernikahan gratis di beberapa kecamatan sepanjang bulan Agustus 2025 dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Program ini dimulai langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk memudahkan keabsahan pernikahan warga secara resmi tanpa dikenakan biaya.

Read More

“Program ini membantu secara administratif sekaligus mengurangi beban ekonomi bagi pasangan yang selama ini belum mampu melangsungkan pernikahan akibat keterbatasan dana,” ujar Rudy dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/8/2025).

Kegiatan pertama diadakan di Kecamatan Cigudeg pada awal Agustus 2025, meliputi wilayah Sukajaya, Nanggung, Jasinga, Tenjo, Parungpanjang, Leuwiliang, dan Leuwisadeng. Setiap tempat memiliki kuota sebanyak 50 pasangan dengan pendaftaran melalui Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Jadwal berikutnya akan dihelat di Kecamatan Cijeruk yang meliputi wilayah Caringin, Ciawi, Megamendung, Cisarua, Cigombong, Tamansari, dan Ciomas.

Kemudian pada hari Selasa, 12 Agustus 2025 di Kecamatan Cibungbulang yang mencakup wilayah Ciampea, Dramaga, Pamijahan, dan Tenjolaya.

Kemudian pada hari Rabu, 20 Agustus 2025 di Kecamatan Sukamakmur yang meliputi Cariu, Cileungsi, Gunung Putri, Jonggol, Tanjungsari, dan Klapanunggal.

Esok harinya atau Kamis, 21 Agustus 2025 di Kecamatan Sukaraja, meliputi Babakan Madang, Cibinong, dan Citeureup.

Kegiatan terakhir dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Kecamatan Parung yang meliputi Bojonggede, Kemang, Ciseeng, Rumpin, Rancabungur, dan Tajurhalang.

Rencananya, kegiatan ini akan melibatkan ratusan pasangan yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Bogor. Program ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam memperkuat kesejahteraan keluarga serta memberikan perlindungan hukum kepada pasangan suami istri, khususnya di wilayah pedesaan.

Rudy berharap program pernikahan tanpa biaya ini bisa terus berjalan dan mencapai lebih banyak pasangan pada tahun-tahun berikutnya.

“Berkat program ini, banyak pasangan dari berbagai daerah di Kabupaten Bogor akhirnya dapat menikah secara sah, tanpa biaya, dan penuh kegembiraan,” kata Rudy.