Wisata Kuliner Khas Cianjur yang Wajib Dicoba
Cianjur, kota yang dikenal dengan suasana sejuknya, tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah tetapi juga kekayaan kuliner yang legendaris. Berwisata ke Cianjur akan terasa lengkap jika Anda mencicipi berbagai hidangan khas kota ini. Wisata kuliner di Cianjur selalu menjadi agenda wajib, baik saat liburan maupun akhir pekan bersama keluarga. Selain lezat, harganya juga sangat ramah di kantong, sehingga cocok untuk semua kalangan.
Berikut ini beberapa rekomendasi wisata kuliner Cianjur yang wajib masuk daftar kunjungan Anda:
Sate Maranggi Sari Asih
Di kawasan Cipanas, Puncak, Jawa Barat, tak lengkap rasanya jika belum mencicipi sate maranggi legendaris. Sate Maranggi Sari Asih adalah salah satu tempat makan yang sudah berdiri sejak 2005 dan tetap ramai meski buka 24 jam setiap hari. Keberhasilannya terletak pada konsistensi rasa yang manis, gurih, dan juicy. Harga per tusuk sate sapi tanpa lemak adalah Rp5.000, sedangkan sate dengan lemak dibanderol Rp4.000 per tusuk. Selain sate, Sate Maranggi Sari Asih juga menyajikan ketan bakar seharga Rp4.000 per buah, yang disajikan bersama sambal oncom.
Ayam Goreng Kampung Sindangbarang
Di jalur selatan Cianjur, tepatnya di samping Jembatan Cibuni, terdapat Ayam Goreng Kampung Sindangbarang yang selalu ramai pengunjung. Meskipun tempatnya sederhana, kelezatan ayam gorengnya mampu menarik banyak pengunjung, termasuk para pejabat. Ayam digoreng hingga renyah dan disajikan dengan sambal dadakan serta nasi hangat. Harga per porsi mulai dari Rp25 ribu.
Sate Hanjawar
Sate Hanjawar berlokasi di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, dan menjadi destinasi favorit di kawasan Puncak. Berbeda dengan sate maranggi, sate Hanjawar menggunakan daging kambing muda yang empuk dan tidak berbau prengus. Tersedia juga sate ayam serta menu berkuah seperti sop kambing, sop sapi, dan tongseng. Harga per porsi mulai dari Rp50 ribu.
Geco
Geco atau singkatan dari toge dan tauco merupakan kuliner legendaris Cianjur yang populer sejak era 1950-an hingga 2000-an. Proses penyajiannya unik: tauge direbus lalu disajikan di atas daun pisang dengan tambahan potongan ketupat, tahu, tempe, serta mie aci atau mie golosor. Kuah tauco yang diracik dengan rempah dan sedikit cuka aren memberikan rasa yang memanjakan lidah. Harganya hanya Rp18 ribu per porsi.
Lontong Kuah Cianjur
Lontong Kuah khas Cianjur sudah dikenal sejak awal masa kemerdekaan Indonesia. Versi Cianjur tampil minimalis dengan potongan lontong, tahu rebus, kerupuk, dan kuah santan. Kuah santannya diolah dengan 12 bumbu rahasia yang menghasilkan cita rasa gurih dan lezat. Dua penjual terkenal adalah Lontong Garasi dan Sinar Pusaka, dengan harga sekitar Rp17 ribu per porsi.
Bubur Cianjur
Bubur Cianjur menjadi salah satu kuliner yang mudah dikenali oleh wisatawan. Ciri khasnya adalah topping berupa pais bawang dan usus yang memberi rasa unik. Bubur ini disajikan dengan kerupuk remuk dan emping. Untuk menambah rasa, bubur bisa dicampur dengan sate jeroan atau telur puyuh seharga Rp3.000 per tusuk. Harga per porsi adalah Rp15 ribu.
Itulah deretan wisata kuliner Cianjur yang tak hanya lezat dan legendaris, tetapi juga ramah di kantong dan cocok dinikmati bersama keluarga. Jadi, saat liburan ke Cianjur, jangan lewatkan kesempatan mencicipi cita rasa khas yang membuat siapa pun ingin kembali lagi. 
