Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Tanam Pohon untuk Mitigasi Bencana

Peran Masyarakat dalam Penanaman Vegetasi

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan penanaman vegetasi. Tujuannya adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memitigasi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, penanaman pohon bukan hanya sekadar aktivitas lingkungan, tetapi juga bagian penting dari upaya pelestarian alam. Ia menegaskan bahwa tanaman merupakan sumber kehidupan yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.

“Penanaman pohon ini harus menjadi gerakan bersama. Jika masyarakat terlibat secara menyeluruh, maka dampaknya bagi lingkungan akan sangat signifikan,” ujarnya pada Senin (24/11/2025).

Selain itu, Sastra Winara juga menyampaikan kisah tentang lahan negara di kawasan Megamendung yang sempat dikuasai secara ilegal. Namun, kini lahan tersebut telah berubah menjadi ruang pemulihan ekologis dan harapan baru bagi masyarakat sekitar.

Transformasi kawasan ini ditandai dengan hadirnya EIGER Adventure Land, sebuah kawasan ekowisata yang dibangun dengan konsep keberlanjutan. Area yang sebelumnya menjadi titik konflik agraria kini disulap menjadi ruang wisata alam yang memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomi.

EIGER Adventure Land sebagai Contoh Nyata

Kehadiran EIGER Adventure Land disebut menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan lahan negara dapat diarahkan untuk mendukung pelestarian alam sekaligus memberdayakan masyarakat. Selain menciptakan ruang wisata, kawasan ini juga memainkan peran penting dalam rehabilitasi lahan dan penambahan tutupan vegetasi.

Pemerintah daerah berharap keberhasilan transformasi lahan di Megamendung dapat menginspirasi pengelolaan kawasan lain di Kabupaten Bogor, terutama daerah-daerah yang memiliki riwayat konflik lahan atau kerusakan lingkungan.

“Pemulihan seperti ini adalah bukti bahwa jika pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat bekerja bersama, maka kita dapat membuka babak baru pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” katanya.

Kunci Keberhasilan Pengelolaan Lingkungan

Beberapa faktor penting yang menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan antara lain:

  • Partisipasi aktif masyarakat

    Masyarakat harus terlibat langsung dalam setiap langkah pengelolaan lingkungan. Dengan partisipasi yang luas, upaya pelestarian alam akan lebih efektif dan berkelanjutan.

  • Kolaborasi antara pihak-pihak terkait

    Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu menjaga kelestarian lingkungan.

  • Penerapan konsep keberlanjutan

    Setiap proyek atau inisiatif pengelolaan lingkungan harus didasarkan pada prinsip keberlanjutan agar tidak merusak ekosistem dan tetap memberikan manfaat jangka panjang.

  • Peningkatan kesadaran lingkungan

    Masyarakat perlu diberikan edukasi dan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini dapat dilakukan melalui program-program sosialisasi dan pelatihan.

Tantangan dan Peluang

Meskipun ada banyak tantangan dalam pengelolaan lingkungan, seperti konflik lahan dan kerusakan ekosistem, terdapat juga peluang besar untuk melakukan perubahan positif. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, masyarakat dan pihak terkait dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Salah satu contoh sukses adalah kawasan Megamendung yang kini menjadi ruang pemulihan ekologis. Transformasi ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, lahan yang sebelumnya rusak dapat kembali pulih dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kesimpulan

Penanaman vegetasi dan pengelolaan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan partisipasi aktif dan kolaborasi yang baik, keberlanjutan lingkungan dapat tercapai. Contoh nyata seperti EIGER Adventure Land menunjukkan bahwa dengan upaya bersama, lingkungan dapat dipulihkan dan dimanfaatkan secara optimal.