Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Tahun Baru
Saat masa kehamilan, ibu hamil seringkali mencari informasi mengenai makanan dan minuman yang aman untuk dikonsumsi. Terutama selama liburan seperti Tahun Baru, saat banyak makanan lezat tersedia, menjaga pola makan bisa menjadi tantangan. Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memahami makanan dan minuman yang perlu dihindari agar kesehatan diri dan janin tetap terjaga.
1. Cocktail dan Alkohol
Pesta Tahun Baru biasanya dilengkapi dengan berbagai jenis minuman, termasuk minuman beralkohol. Pakar kesehatan seperti American Academy of Pediatrics (AAP), Food and Drug Administration (FDA), dan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan agar ibu hamil tidak mengonsumsi alkohol sama sekali. Bahkan dalam jumlah sedikit pun, alkohol dapat berdampak negatif pada perkembangan janin. Untuk alternatifnya, buat mocktail dengan campuran jus cranberry dan air soda, lalu hiasi dengan daun mint.
2. Daging Olahan dan Mentah
Daging olahan seperti salami dan pate sebaiknya dihindari karena mengandung nitrat dan nitrit yang bisa berbahaya bagi janin. Selain itu, daging mentah atau setengah matang berisiko mengandung bakteri salmonella. Pastikan daging yang dikonsumsi sudah dimasak hingga matang, tanpa bagian yang masih merah muda.

3. Hidangan Laut yang Mentah
Hidangan laut seperti sushi, ceviche, dan salmon asap juga harus dihindari karena risiko infeksi listeria. Namun, jika ingin mengonsumsi makanan laut, pilih jenis yang rendah merkuri seperti kepiting, udang, salmon liar, dan lobster. Konsumsi sekitar dua hingga tiga porsi per minggu untuk mendukung kesehatan janin.

4. Kafein
Meski kafein dalam jumlah tertentu dianggap aman, dokter umumnya menyarankan ibu hamil membatasi konsumsinya. Batas aman adalah sekitar 200 miligram per hari, setara dengan secangkir kopi 12 ons. Jangan lupa bahwa kafein juga ditemukan dalam cokelat dan produk rasa cokelat lainnya.

5. Makanan yang Terlalu Manis atau Asin
Makanan yang terlalu manis atau asin dapat meningkatkan risiko makrosomia pada janin atau gangguan fungsi ginjal. Hindari makanan dalam kemasan atau makanan cepat saji yang memiliki kadar gula dan garam tinggi.

6. Telur Mentah
Telur mentah berisiko mengandung bakteri salmonella. Jika terinfeksi, ibu hamil bisa mengalami mual, muntah, diare, dan demam. Risiko ini juga dapat meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur.

7. Sari Apel dan Jus yang Tidak Dipasteurisasi
Jus segar yang belum dipasteurisasi dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E. coli dan salmonella. Untuk alternatif yang lebih aman, gunakan irisan apel segar yang ditaburi kayu manis dan gula.

Makanan yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil Saat Tahun Baru
Ibu hamil dapat menikmati makanan laut yang sudah matang, seperti kerang, ikan, dan tiram. Produk krim pasteurisasi seperti krim asam atau mascarpone juga aman jika disimpan dengan benar. Pastikan makanan disajikan dalam kondisi panas atau dingin sesuai dengan aturan penyajian.
Selain itu, hindari makanan yang sudah didiamkan terlalu lama. Jika ingin menyantap makanan panas yang sudah dingin, masukkan ke dalam microwave untuk membunuh bakteri.
Tips Tambahan
Untuk mengetahui apakah daging sudah matang, perhatikan teksturnya. Ayam harus terasa padat dengan cairan yang jernih, sedangkan ikan matang akan berubah warna menjadi buram. Jika ragu, pilih bagian luar dari daging yang paling matang.
Tahun Baru adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati makanan. Meskipun begitu, ibu hamil perlu waspada dalam memilih makanan agar tetap sehat dan nyaman. Dengan memperhatikan panduan di atas, ibu hamil dapat merayakan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.
