IPB Luncurkan Fakultas Baru, Gabungan Teknologi Pertanian dan Teknik

Pembentukan Fakultas Teknik dan Teknologi di IPB University

IPB University secara resmi membuka Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT). Rektor IPB, Alim Setiawan, menjelaskan bahwa pembentukan FTT merupakan transformasi dari Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) dan Sekolah Teknik (ST). Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa keberadaan ilmu keteknikan dalam FTT akan memperkuat fondasi keilmuan sekaligus menjadi jembatan antara sains dan teknologi.

“Keberadaan ilmu keteknikan dalam Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) akan memperkuat fondasi keilmuan sekaligus menjadi jembatan antara sains dan teknologi, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” ujarnya.

Alim menegaskan bahwa seluruh program studi tetap berjalan seperti sebelumnya, dengan kompetensi keilmuan, kurikulum, dosen, serta proses pembelajaran yang sama. Perubahan yang dilakukan bersifat kelembagaan dan administratif, terutama pada pengelolaan fakultas, tanpa mengubah substansi akademik.

Adapun transformasi kelembagaan FTT ini merupakan perjalanan panjang yang perlu dilalui untuk menemukan bentuk kelembagaan paling optimal bagi pengembangan sains, engineering, dan teknologi pertanian di IPB University.

Pelantikan Pejabat di Fakultas Teknik dan Teknologi

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Alim juga melantik Slamet Budijanto sebagai Dekan Waktu Transisi FTT di Gedung Rektorat Andi Hakim Nasution, Kampus Dramaga, Bogor. Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepemimpinan, tata kelola institusi, serta mempercepat transformasi IPB University agar semakin berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Selain Dekan, ada empat pejabat struktural lain di lingkungan FTT yang juga dilantik. Mereka adalah:

  • Kepala Bagian Tata Usaha
  • Kepala Sub Bagian Pendidikan, Kemahasiswaan dan Alumni
  • Kepala Sub Bagian Pengelolaan Data dan Infrastruktur
  • Kepala Sub Bagian Keuangan, Sumberdaya Manusia dan Umum

Terdapat juga dua orang Supervisor Pelayanan Administrasi dan Umum (PAU), masing-masing untuk Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim dan Komite Etik Penelitian.

Tanggung Jawab dan Kepemimpinan di Perguruan Tinggi

Alim menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, keteladanan, dan semangat pelayanan. Ia menyatakan bahwa kepemimpinan di perguruan tinggi menuntut komitmen moral untuk melayani dan memberi manfaat, bukan sekadar kedudukan formal.

Pengangkatan para pejabat ini bertujuan untuk memastikan bahwa FTT dapat beroperasi secara efektif dan efisien. Dengan adanya struktur yang jelas dan tanggung jawab yang tegas, FTT diharapkan mampu menciptakan inovasi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri.

Visi dan Misi Fakultas Teknik dan Teknologi

FTT memiliki visi untuk menjadi pusat pengembangan sains, teknologi, dan rekayasa yang berkontribusi signifikan dalam memecahkan masalah nyata di masyarakat. Dalam misinya, FTT berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan menggabungkan keahlian dari Fateta dan ST, FTT akan mampu menciptakan kurikulum yang relevan dan inovatif. Selain itu, FTT juga akan memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi dan organisasi untuk mendukung pengembangan teknologi yang berkelanjutan.

Masa Depan Fakultas Teknik dan Teknologi

Dengan pembentukan FTT, IPB University menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan berinovasi. FTT diharapkan menjadi salah satu fakultas unggulan yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan berkontribusi dalam berbagai bidang, baik nasional maupun internasional.

Masa depan FTT akan ditentukan oleh komitmen seluruh stakeholder, termasuk dosen, mahasiswa, dan staf administrasi. Dengan dukungan penuh dari rektorat dan komunitas akademik, FTT siap menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan masa depan.