Peningkatan Keamanan di Masjid Istiqlal dengan Teknologi Canggih
Masjid Istiqlal, yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara, kini menghadirkan sistem keamanan yang sangat ketat. Dengan pemasangan sekitar 400 kamera pengawas biometrik berteknologi tinggi, pengelola masjid berupaya memastikan keamanan dan kenyamanan bagi ribuan jemaah yang datang selama bulan Ramadan.
Sistem ini mulai diterapkan sejak menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tujuannya adalah untuk mencegah tindakan kriminal di kawasan masjid, termasuk pencurian dan upaya pemalsuan kode QRIS donasi.
Fungsi Keamanan yang Super Canggih
Menurut Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, kamera pengawas yang dipasang di setiap sudut kawasan masjid dilengkapi teknologi biometrik dan artificial intelligence (AI). Sistem ini mampu mengidentifikasi wajah, pakaian, serta memverifikasi identitas pelaku kejahatan secara otomatis.
“Bahkan ada CCTV kita biometrik ya. Jadi kalau ada yang nyolong di sini itu ada sekitar 400 CCTV di sini itu pasti ketahuan,” ujarnya dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Selain itu, sistem juga bisa mendeteksi benda berbahaya atau binatang yang dibawa masuk. “Jadi saya mohon betul kepada para pengunjung jangan mencoba-coba membawa sesuatu yang terlarang seperti senjata tajam atau membawa senjata api, ya itu bisa terdeteksi,” lanjut Nasaruddin.
Hitung Jumlah Jemaah Secara Otomatis
Tak hanya mengawasi, CCTV biometrik di Istiqlal juga terintegrasi dengan sistem x-ray di setiap pintu masuk. Teknologi ini mampu menghitung secara otomatis jumlah jemaah yang masuk dan keluar, sekaligus mendeteksi barang bawaan.
Dengan sistem ini, pengelola masjid bisa mengetahui populasi jemaah secara real-time, sehingga memudahkan pengaturan keamanan dan kenyamanan selama Ramadan.
Pembaruan Sistem Keamanan
Ratusan kamera CCTV ini dipasang setelah renovasi besar Masjid Istiqlal pada 2019–2021. Puluhan di antaranya sudah dilengkapi fitur AI untuk mendukung biometrik.
Pembaruan sistem keamanan dilakukan agar ibadah di masjid terbesar di Asia Tenggara semakin nyaman dan aman dari tindak kejahatan, terutama aksi copet yang kerap mengincar jemaah.
Teknologi yang Mendukung Pengelolaan Masjid
Teknologi canggih ini tidak hanya digunakan untuk keamanan, tetapi juga membantu pengelola dalam mengelola jumlah jemaah. Dengan sistem x-ray otomatis, pengelola dapat memantau alur masuk dan keluar jemaah secara efisien.
Selain itu, sistem ini juga memudahkan dalam mendeteksi barang-barang yang dibawa oleh jemaah, sehingga mengurangi risiko kecurangan atau tindakan ilegal.
Kesiapan Menghadapi Ramadan
Dengan peningkatan keamanan ini, Masjid Istiqlal siap menyambut Ramadan dengan lebih baik. Para jemaah dapat beribadah dengan tenang, karena pengelola telah mempersiapkan segala sesuatu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan.
