Proyek Jalan Penghubung Petrosi ke Bandara Mozes Kilangin Diharapkan Selesai Tahun 2026
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kini tengah mempersiapkan tahap akhir pembangunan ruas jalan penghubung Petrosi menuju Bandara Mozes Kilangin. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2026, dengan fokus utama pada pengaspalan jalan yang akan membuat akses ke bandara lebih lancar.
Sebelumnya, proyek ini menghadapi beberapa kendala, terutama terkait anggaran dan pembebasan lahan. Namun, saat ini kondisi jalan dinilai sudah siap untuk tahap akhir. Kepala DPUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menjelaskan bahwa kesepakatan telah dicapai dengan pemilik lahan, sehingga proses pembangunan dapat dilanjutkan.
“Jalannya sudah matang, tinggal diaspal saja. Kita harapkan ada dukungan dari DPR dan tim anggaran agar bisa dialokasikan dalam APBD Perubahan,” ujarnya di Mimika, Jumat (27/3/2026).
Pemerintah daerah berharap proyek ini dapat diselesaikan tahun ini sebagai bagian dari tahap akhir pembangunan. Dengan penyelesaian jalan ini, akses menuju bandara akan lebih lancar dan mendukung mobilitas masyarakat. Selain itu, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah.
Tantangan Awal dan Solusi yang Diambil
Sebelumnya, pembangunan Jalan Petrosea menuju Bandara Baru Mozes Kilangin mengalami hambatan karena masalah pembebasan lahan milik warga. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Mimika memprioritaskan negosiasi dengan masyarakat guna mencari solusi damai agar proyek strategis tersebut dapat kembali dilanjutkan.
Pada Februari 2026 lalu, Pemkab Mimika bersama masyarakat sudah menggelar prosesi adat dan ibadah syukur pembukaan pemalangan jalan dari Bundaran Petrosea menuju Bandara Baru Mozes Kilangin. Proses ini menjadi langkah penting dalam memastikan kelancaran pembangunan jalan tersebut.
Harapan Masyarakat dan Dampak Jangka Panjang
Harapan besar diarahkan kepada pemerintah daerah agar proyek ini segera diselesaikan. Dengan selesainya jalan penghubung ini, masyarakat diharapkan dapat langsung merasakan manfaatnya. Akses yang lebih mudah ke bandara akan memudahkan perjalanan, baik untuk keperluan bisnis maupun kebutuhan pribadi.
Selain itu, peningkatan konektivitas juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal. Pelaku usaha dan wisatawan akan lebih mudah mengakses wilayah tersebut, yang secara tidak langsung akan meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar bandara.
Langkah Berikutnya
DPUPR Mimika terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif dan tim anggaran, untuk memastikan alokasi dana yang cukup. Dengan dukungan yang diberikan, proyek ini diharapkan bisa segera dimulai dan selesai sesuai target.
Beberapa tahap pembangunan sudah dilalui, dan saat ini hanya tinggal pengaspalan yang menjadi fokus utama. Dengan penyelesaian tahap ini, jalan penghubung Petrosi ke Bandara Mozes Kilangin akan menjadi salah satu infrastruktur penting yang mendukung perkembangan wilayah Mimika.
