Operasi THM di Bengkalis, 9 orang positif narkoba ditangkap



BENGKALIS (SUDUTBOGOR.CO) – Operasi pemeriksaan terhadap tempat hiburan malam (THM) yang dilakukan selama dua hari oleh Polsek Mandau berhasil menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, baik sebagai pengguna maupun pengedar.

Menurut Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago, dari hasil operasi yang berlangsung pada Sabtu hingga Ahad (28-29/3) dini hari, sebanyak sembilan orang diamankan. Mereka berasal dari pengunjung dan juga pekerja di lokasi hiburan malam tersebut.

“Selama dua hari pelaksanaan razia, kami mengamankan sembilan orang yang diduga sebagai pemakai dan pengedar narkoba,” ujarnya, Ahad (29/3).

Pada hari pertama, Sabtu (28/3) dini hari, tim opsnal melakukan penggerebekan di salah satu THM di Jalan Lintas Duri–Dumai Km 8, Desa Pematang Obo, Kecamatan Mandau. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua perempuan berinisial FA (32) dan RM (28).

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa 93 butir pil ekstasi. Rinciannya, tiga butir ditemukan pada tersangka FA, sementara 90 butir lainnya didapati di dalam kamar yang diduga milik seorang daftar pencarian orang (DPO) berinisial A.

“Total barang bukti yang diamankan sebanyak 93 butir pil ekstasi,” jelas Kapolsek.

Pada hari kedua, Ahad (29/3), razia kembali digelar di dua THM yang berada di wilayah Kota Duri, Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Dari hasil pemeriksaan, lima pekerja perempuan dinyatakan positif narkotika jenis ekstasi. Selain itu, dua pengunjung laki-laki juga terindikasi menggunakan narkotika jenis yang sama.

Secara keseluruhan, tujuh orang dari razia hari kedua diamankan untuk menjalani proses lebih lanjut.

Kapolsek menjelaskan, razia ini melibatkan pemeriksaan dan tes urine terhadap pekerja maupun pengunjung sebagai langkah pencegahan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam.

Selain itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap seluruh pengunjung yang berada di lokasi saat razia berlangsung. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, tindakan tegas akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Razia ini bukan hanya penindakan, tetapi juga bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tujuan Razia Tempat Hiburan Malam

Operasi yang dilakukan oleh Polsek Mandau memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

Mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di tempat-tempat hiburan malam

Melakukan pemeriksaan terhadap pekerja dan pengunjung untuk memastikan keamanan lingkungan

* Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan dampaknya bagi kesehatan serta kehidupan sosial

Langkah yang Diambil Selama Razia

Selama operasi berlangsung, pihak kepolisian melakukan beberapa langkah penting:

Mengamankan individu yang dicurigai terlibat dalam penyalahgunaan narkoba

Menyita barang bukti seperti pil ekstasi yang ditemukan di lokasi

Melakukan tes urine terhadap pengunjung dan pekerja untuk memastikan tidak ada penggunaan narkoba

Memastikan semua pengunjung yang hadir di lokasi dicek secara detail

Hasil yang Dicapai

Hasil dari operasi ini cukup signifikan, dengan total sembilan orang yang diamankan dan ratusan pil ekstasi yang disita. Hal ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian sangat serius dalam menangani kasus narkoba di wilayah tersebut.

Selain itu, razia ini juga menjadi bentuk komitmen pihak berwenang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba

Meski pihak kepolisian berperan besar dalam penanggulangan narkoba, peran masyarakat juga sangat penting. Masyarakat diharapkan dapat membantu dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan:

Tidak mengonsumsi narkoba dalam bentuk apapun

Melaporkan kecurigaan atau informasi terkait penyalahgunaan narkoba

* Mendukung program pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang

Dengan kolaborasi antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan penyalahgunaan narkoba dapat diminimalkan dan lingkungan hidup yang sehat dapat tercapai.