SUDUTBOGOR
Siapa yang tidak suka kentang? Sayuran yang kaya akan karbohidrat ini bisa menjadi pengganti nasi dalam berbagai hidangan.

Selain itu, kentang juga bisa diolah menjadi lauk maupun cemilan yang lezat. Namun, sering kali kita menghadapi masalah ketika mengolahnya. Kentang mudah berubah warna setelah dipotong. Perubahan warna ini terjadi karena kentang mengandung pati yang bereaksi dengan oksigen di udara.
Bagaimana cara mencegah kentang dari perubahan warna tersebut? Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:
Cara Mencegah Kentang Agar Tidak Berubah Hitam
Perubahan warna pada kentang dapat membuat hidangan yang kita buat kurang menarik. Berikut tiga cara efektif untuk mencegah kentang dari kecoklatan setelah dipotong:
Rendam kentang dalam air dingin
Saat memotong kentang, segera rendam potongan tersebut dalam air dingin. Jangan biarkan kentang kupas terpapar udara terlalu lama. Jika ingin menggorengnya, pastikan potongan kentang benar-benar kering setelah ditiriskan dengan tisu makan.
Untuk penyimpanan sehari sebelumnya, simpan kentang dalam wadah kedap udara di kulkas.Tambahkan lemon atau cuka putih
Tips pertama hanya bisa memperlambat proses oksidasi, bukan menghentikannya sepenuhnya. Jika kentang akan direndam lebih dari 6 jam, tambahkan sedikit bahan asam seperti lemon atau cuka putih.
Gunakan 1 sendok teh bahan asam untuk setengah galon air (sekitar 2-3 liter).Simpan dalam wadah kedap udara
Jika kentang sudah dikupas dan belum akan langsung dimasak, simpan dalam wadah kedap udara tanpa mencucinya terlebih dahulu.
Untuk penyimpanan jangka panjang, gunakan kemasan vakum dan simpan di freezer agar awet hingga 3 bulan.
Jika disimpan di kulkas biasa, kentang hanya bertahan sekitar 3 hari.
Dengan menerapkan ketiga trik ini, kentang akan tetap segar dan tidak cepat berubah warna kecoklatan setelah dipotong. Selamat mencoba!

