Odu Parera Bangga Meraih 4 Penghargaan di Wisuda Angkatan 19 SMAK Frateran Maumere

Prestasi Membanggakan dari Odu Parera di Wisuda SMA Katolik Frateran Maumere

Di tengah suasana haru dan bahagia, wisuda angkatan ke-19 SMA Katolik Frateran Maumere berlangsung dengan penuh makna. Acara yang digelar di Aula Mardi Wiyata, Jalan Kimang Buleng No 3, Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (5/5/2026), menjadi momen penting bagi 176 siswa-siswi kelas XII. Di antara mereka, satu nama yang menarik perhatian adalah Grenadha Ahantica Imshianhe Pareira, yang akrab disapa Odu Parera.

Odu berhasil meraih penghargaan nilai tertinggi dalam empat mata pelajaran, yaitu Sosiologi, Geografi, Bahasa Jerman, dan Ekonomi. Pencapaian ini tidak hanya mengukir prestasi pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya. Dalam wawancara, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan ini.

Perjalanan Panjang Menuju Kesuksesan

Bagi Odu, kesuksesannya bukanlah hasil dari keberuntungan semata. Ia mengakui bahwa perjalanan panjang yang dilalui melibatkan disiplin, doa, serta dukungan besar dari orang tua dan guru-guru. “Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, orang tua, dan bapak ibu guru yang telah membimbing saya selama tiga tahun,” ujarnya dengan wajah berseri-seri.

Ia juga berharap agar semua wisudawan dapat terus meraih prestasi di masa depan. “Semoga kita bisa terus belajar dan berkembang,” tambahnya.

Pesan Penting dari Plt Kepala Sekolah

Plt Kepala SMA Katolik Frateran Maumere, Agustinus Sirilus, menyampaikan selamat kepada para siswa yang lulus. Menurutnya, kelulusan ini bukanlah hadiah, melainkan hasil kerja keras siswa selama tiga tahun. Ia menjelaskan bahwa selama masa sekolah, siswa-siswi telah melalui berbagai tantangan, mulai dari mengerjakan tugas hingga melewati drama kecil yang membuat mereka lebih dewasa.

Agustinus memberikan tiga pesan penting kepada para alumni:

  1. Jadilah alumni yang tahu jalan pulang. Ia mengingatkan agar alumni tidak hilang tanpa kabar, tetapi menjadi jembatan bagi adik-adiknya.
  2. Ijazah hanyalah tiket masuk. Ia menekankan bahwa ijazah adalah kunci, tetapi kerja keras dan karakter akan menentukan keberhasilan sesungguhnya.
  3. Teruslah bertumbuh. Dunia di luar sana luas, dan para alumni harus tetap membawa nilai-nilai yang ditanamkan selama masa sekolah.

Terima Kasih untuk Guru dan Orang Tua

Agustinus juga menyampaikan terima kasih kepada guru dan tenaga kependidikan yang telah bekerja keras dalam mendidik siswa. Ia menyebut bahwa hari ini adalah momen “memanen manusia” yang telah dibentuk selama tiga tahun. “Semoga hasil didikan kami menjadi berkah bagi sesama,” katanya.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan anak-anak mereka kepada SMA Katolik Frateran Maumere. “Kami kembalikan putra-putri Anda sebagai pribadi yang lebih dewasa, terampil, dan berakhlak mulia,” ujarnya.