Warga Ciledug Ditangkap Densus 88 di Bogor, Barang Ini Disita dari Terduga Teroris

Penangkapan Terduga Teroris di Bogor

Seorang pria yang diketahui bernama Y alias Jaka, warga Ciledug, Tangerang, ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Penangkapan tersebut terjadi di sebuah rumah yang berada di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Proses penangkapan ini berlangsung cukup lama hingga siang hari, sekitar pukul 11.30 WIB. Selama penggeledahan, aparat kepolisian menyita beberapa barang bukti seperti dokumen dan perangkat telepon genggam milik terduga teroris. Barang-barang tersebut diduga terkait dengan aktivitas jaringan terorisme.

Read More

Situasi di lokasi kejadian selama proses penangkapan dilaporkan aman dan kondusif. Kepala Sektor Rumpin, AKP Suyoko, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, Y alias Jaka telah diamankan dan kini sedang ditangani oleh Densus 88 Mabes Polri.

Y alias Jaka merupakan warga asli Ciledug, Tangerang, namun ditangkap di sebuah rumah yang berada di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Penangkapan ini juga disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk Sekretaris Desa Kampung Sawah, Mad Enoh, Ketua RW 06, Rusli, dan Ketua RT 01, Nana.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari Mabes Polri mengenai jaringan teroris mana yang diduga terlibat dalam kasus ini. Namun, pihak kepolisian setempat menegaskan bahwa situasi pasca-penangkapan tetap terkendali. Mereka juga meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak merasa khawatir.

Penangkapan ini menjadi salah satu tindakan pencegahan yang dilakukan oleh aparat keamanan guna mengantisipasi ancaman terorisme di wilayah Jawa Barat. Selain itu, hal ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Beberapa langkah sudah diambil oleh pihak berwajib untuk memastikan bahwa tidak ada potensi ancaman lain yang bisa muncul dari kasus ini. Proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap Y alias Jaka masih terus berlangsung agar dapat ditemukan fakta-fakta terkini mengenai keterlibatannya dalam jaringan terorisme.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segala kecurigaan yang mereka temui kepada aparat yang berwenang. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan negara.

Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindakan terorisme serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat. Seluruh proses penanganan kasus ini akan terus dipantau oleh pihak berwajib agar dapat diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.