68 Koperasi Merah Putih Bogor Dibentuk, Lawan Pinjol dan Judi Online

Koperasi Merah Putih di Kota Bogor Mulai Berdiri, Fokus pada Profesionalisme dan Manfaat Nyata

Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 68 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di setiap kelurahan di Kota Bogor. Koperasi ini menjadi bagian dari inisiatif yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui kelembagaan koperasi yang lebih solid.

Dedie menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih harus segera diselesaikan secara administratif. Ia menjelaskan bahwa proses pendaftaran dan pengajuan akta pendirian akan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. “Insya Allah, pada tanggal 23 nanti kami akan menyerahkan akta pendirian maupun perubahan pendaftaran ke Dirjen AU,” ujarnya usai menghadiri peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sekaligus Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025, di Papyrus Tropical Hotel, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (21/7/2025).

Read More

Menurut Dedie, peluncuran Koperasi Merah Putih merupakan tahap awal yang fokus pada pembentukan kelembagaan. Namun, ia menekankan bahwa keberadaan koperasi ini tidak cukup hanya berupa bentuk administratif. Koperasi Merah Putih harus berjalan secara profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah perekrutan anggota. Dedie menegaskan bahwa anggota koperasi harus aktif dan memiliki kewajiban seperti simpanan pokok serta simpanan wajib. Hal ini bertujuan agar koperasi dapat berjalan secara stabil dan efektif.

Selain itu, pengurus koperasi juga harus memiliki kompetensi dan tanggung jawab yang tinggi. Menurut Dedie, Koperasi Merah Putih harus memiliki infrastruktur yang memadai, seperti gudang logistik dan cold storage, serta mampu menjual sembako dan mengakomodasi pinjaman anggota. Namun, semua aktivitas tersebut harus dilakukan secara profesional dan transparan.

Dedie menekankan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih harus memberikan manfaat nyata, baik bagi anggotanya maupun masyarakat sekitar. Salah satu tantangan yang sering dihadapi masyarakat adalah maraknya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Oleh karena itu, koperasi ini diharapkan bisa menjadi solusi alternatif yang lebih aman dan bermanfaat.

Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan Koperasi Merah Putih yang sah dan memiliki struktur organisasi yang jelas. “Jangan sampai anggotanya sedikit, lalu manfaatnya untuk siapa,” tegas Dedie.

Langkah-Langkah Penting dalam Pengembangan Koperasi Merah Putih

Untuk memastikan keberhasilan Koperasi Merah Putih, beberapa langkah penting perlu dilakukan:

  • Peningkatan Partisipasi Anggota: Mencari anggota yang aktif dan bersedia berkontribusi melalui simpanan pokok dan simpanan wajib.
  • Pengembangan Infrastruktur: Memastikan adanya gudang logistik dan cold storage untuk mendukung operasional koperasi.
  • Pelatihan Pengurus: Memberikan pelatihan kepada pengurus koperasi agar mampu menjalankan tugas secara profesional.
  • Transparansi dan Akuntabilitas: Memastikan semua kegiatan koperasi dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Kolaborasi dengan Stakeholder: Melibatkan pihak-pihak terkait seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal dalam pengembangan koperasi.

Dengan langkah-langkah tersebut, Koperasi Merah Putih di Kota Bogor diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat dan memberikan solusi untuk berbagai isu sosial dan ekonomi yang ada.