Kuliner Legendaris Solo yang Harus Dicoba
Kota Solo tidak hanya dikenal sebagai pusat budaya Jawa, tetapi juga menjadi surga bagi para pecinta kuliner tradisional yang bertahan dari masa ke masa. Banyak hidangan legendaris masih mempertahankan cita rasa asli dan menjadi incaran wisatawan maupun warga lokal. Berikut adalah lima rekomendasi kuliner legendaris di Solo yang murah, enak, dan memiliki cita rasa autentik khas Kota Bengawan.
1. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu
Nasi liwet merupakan salah satu ikon kuliner Solo yang sangat populer. Di antara banyak penjual nasi liwet, Nasi Liwet Bu Wongso Lemu menjadi yang paling melegenda. Usaha ini telah berdiri sejak era 1950-an dan terkenal dengan nasi gurih yang disajikan bersama sayur labu siam, ayam suwir, telur pindang, serta siraman areh kental. Penyajian secara tradisional menggunakan pincuk daun pisang membuat pengalaman makan semakin istimewa. Nasi liwet ini biasanya mulai ramai sejak sore hingga malam hari.
Alamat: Jl. Teuku Umar, Keprabon, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Jam Buka: Setiap hari sekitar 16.00–01.00 WIB.
2. Tengkleng Bu Edi
Jika ingin mencicipi olahan kambing khas Solo, Tengkleng Bu Edi adalah jawabannya. Tengkleng sendiri merupakan masakan berkuah dengan tulang kambing yang dimasak menggunakan bumbu rempah khas Jawa. Warung Bu Edi terkenal dengan porsi tulang kambing yang melimpah dan kuah gurih yang cenderung pedas. Hidangan ini cocok untuk pecinta masakan pedas dan lezat.
Alamat: Kompleks Pasar Klewer, Jl. Dr. Radjiman, Kauman, Pasar Kliwon, Solo.
Jam Buka: 12.00–15.30 WIB.
3. Serabi Notosuman Ny. Lidia

Kuliner legendaris berikutnya adalah Serabi Notosuman Ny. Lidia yang telah berdiri sejak 1923. Serabi ini berbeda dari serabi modern karena mempertahankan resep tradisional berbahan santan tanpa tambahan topping berlebihan. Teksturnya lembut dengan pinggiran renyah, serta aroma santan yang khas. Serabi ini biasanya dijadikan oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Solo.
Alamat: Jl. Moh. Yamin No.28, Jayengan, Serengan, Solo.
Jam Buka: Sekitar 05.00–17.00 WIB.
4. Sate Kere Yu Rebi

Sate tak selalu identik dengan daging mahal. Sate Kere Yu Rebi justru dikenal sebagai simbol kesederhanaan masyarakat Solo sejak zaman dahulu. Menggunakan bahan dasar tempe gembus dan jeroan sapi, sate ini disajikan dengan bumbu kacang khas yang gurih dan sedikit manis. Rasanya yang unik membuat sate ini menjadi favorit banyak orang.
Alamat: Jl. Kebangkitan Nasional, Sriwedari, Laweyan, Solo.
Jam Buka: Sekitar 10.30–20.00 WIB.
5. Timlo Sastro
Timlo Sastro merupakan kuliner khas Solo berupa sup bening dengan isian telur pindang, sosis Solo, dan ayam. Berdiri sejak tahun 1950-an, tempat makan ini terkenal dengan kuahnya yang ringan namun kaya rasa. Timlo Sastro kerap dikunjungi wisatawan yang ingin mencicipi hidangan tradisional Solo dengan cita rasa autentik.
Alamat: Jl. Abdul Muis No.32A, Kepatihan Kulon, Jebres, Solo.
Jam Buka: Sekitar 06.00–15.00 WIB.
