Liburan ke Bandung: Menikmati Sejuknya Dago dan Kuliner Sunda di Sangu Haneut

Destinasi Wisata dan Kuliner yang Menarik di Bandung

Jika Anda sedang berlibur ke Bandung, kawasan Dago atas menjadi salah satu pilihan yang menarik. Selain memiliki pemandangan yang indah dan suasana yang sejuk, kawasan ini juga menyimpan banyak tempat makan yang menawarkan pengalaman kuliner khas Sunda. Salah satu restoran yang layak dikunjungi adalah Sangu Haneut.

Sangu Haneut merupakan restoran yang menghadirkan sajian kuliner khas Sunda dengan konsep yang unik. Restoran ini tidak hanya menawarkan rasa lezat, tetapi juga membawa pengunjung kembali ke momen makan bersama keluarga yang hangat dan penuh kebersamaan. Filosofi yang dianut oleh Sangu Haneut adalah Tri Tangtu, yaitu memaknai makanan sebagai bagian dari keseimbangan hidup. Tiga elemen utama dalam sajian Sunda adalah sangu (nasi), sambal, dan lalaban.

Lokasi dan Akses Menuju Sangu Haneut

Sangu Haneut berlokasi di Jalan Rancakendal Luhur No 9, Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung. Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan dapat menggunakan jalur dari exit tol Pasteur. Setelah melewati flyover dan turun di jalan Taman Sari, Anda bisa mengikuti jalan Dago hingga menemukan Hotel Indigo. Dari sana, belok kanan dan sekitar 1 km akan menemukan Sangu Haneut yang memiliki bangunan yang cukup ikonik.

Konsep dan Suasana Restoran

Saat memasuki Sangu Haneut, pengunjung akan disambut dengan sambutan selamat datang dalam bahasa Sunda. Restoran ini memiliki dua lantai yang nyaman untuk dipilih oleh pengunjung. Interiornya dihiasi oleh bambu namun dikemas secara modern, menciptakan kesan yang hangat dan alami.

Menu yang Menarik dan Variatif

Satrio Bayu Hadi, F&B Holding Manager Sangu Haneut, menjelaskan bahwa pemilihan menu Sunda bukan tanpa alasan. Keputusan ini berangkat dari keinginan konsumen dan karakter pasar di kawasan Dago yang lekat dengan kuliner Sunda. Di Sangu Haneut, Anda dapat menikmati berbagai varian nasi seperti nasi liwet, nasi merah, nasi tutug oncom, nasi cireundeu, dan nasi jagung.

Selain itu, pilihan sambal menjadi salah satu kekuatan utama Sangu Haneut. Berbagai jenis sambal seperti sambal hijau, sambal dadak, dan sambal cobek tersedia untuk memberikan sensasi rasa yang akrab namun tetap kaya. Tak hanya itu, ada juga berbagai varian sambal cumi asin hingga cumi balakutak yang bisa menambah selera makan.

Pilihan sayurnya pun cukup beragam, mulai dari oseng kangkung, genjer, hingga karedok leunca dan karedok sayur. Pengalaman bersantap di Sangu Haneut juga dilengkapi dengan sentuhan unik berupa welcome food bernama puk teng atau kerupuk bonteng. Sajian ringan ini dihidangkan saat tamu menunggu makanan utama, sebagai pembuka dalam konsep semi-buffet yang diterapkan restoran.

Kapasitas dan Pelayanan

Secara keseluruhan, Sangu Haneut menyiapkan sekitar 94 menu dengan sistem cycle menu. Sekitar 60 persen menu disajikan setiap hari sebagai menu utama, sementara 40 persen lainnya berganti secara berkala, memberikan variasi tanpa menghilangkan identitas rasa. Menu-menu unggulan tetap hadir setiap hari sebagai penanda karakter restoran.

Dari segi kapasitas, Sangu Haneut dirancang agar suasana tetap hangat dan nyaman. Restoran ini mampu menampung sekitar 100 hingga 120 orang, tersebar di area lantai satu dan dua, termasuk area pendukung lainnya.