Potensi Hujan Lebat Saat Libur Imlek dan Puasa Menurut BMKG

Potensi Hujan Tinggi dalam Beberapa Hari ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengungkapkan adanya potensi hujan yang signifikan dalam beberapa hari ke depan. Prediksi ini terjadi tepat pada masa libur Imlek dan awal Ramadan. BMKG menjelaskan bahwa angin monsun Asia masih aktif dan berpengaruh besar dalam menyuplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut diperkuat oleh seruan angin dingin dari Siberia (Surge), yang diprediksi akan sangat signifikan. Selain itu, penguatan juga bisa datang dari pengaruh sirkulasi siklonik yang terpantau di beberapa wilayah, seperti Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung, sebelah barat Aceh, perairan barat Kalimantan Barat, dan Samudra Pasifik sebelah utara Papua.

Kontribusi Fenomena Cuaca Lainnya

Selain itu, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) juga diprediksi memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia. MJO bekerja bersama dengan gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuator, dan Low Frequency. BMKG juga mengingatkan masyarakat tentang kondisi La Nina lemah yang masih bertahan.

BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan yang dihasilkan oleh kondisi-kondisi di atas. “Dengan kelembapan udara yang juga masih tinggi, kondisi di atas berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia,” demikian bunyi keterangan Direktorat Meteorologi Publik BMKG dalam Prospek Cuaca Periode 17-23 Februari 2026.

Wilayah yang Perlu Diwaspadai

Untuk periode 17-19 Februari, BMKG meminta sejumlah daerah untuk siaga karena adanya potensi hujan lebat-sangat lebat. Daerah-daerah tersebut antara lain:

  • Seluruh provinsi di Pulau Jawa
  • Bali
  • Nusa Tenggara
  • Pulau Sumatera (kecuali Sumatera Utara)
  • Kalimantan Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku Utara
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua

Peringatan Dini untuk Periode Berikutnya

Sementara itu, untuk periode 20-23 Februari, peringatan dini hujan lebat-sangat lebat diberikan kepada:

  • Jawa Timur
  • Bali
  • Papua Pegunungan

Pada kedua periode tersebut juga disertakan peringatan dini angin kencang di sejumlah daerah. BMKG menyarankan masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi cuaca terkini dan mengambil langkah-langkah pencegahan sesuai anjuran dari instansi terkait.