Inspeksi Mendadak Wakil Bupati Buol ke RSUD Mokoyurli
Pada hari Senin, 5 Mei 2026, Wakil Bupati Buol melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokoyurli. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan secara optimal dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati menyisir seluruh ruang pelayanan di RSUD Mokoyurli. Ia memantau langsung kinerja tenaga medis serta ketersediaan fasilitas penunjang yang digunakan dalam proses pelayanan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Selain itu, Wakil Bupati juga meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan para pasien yang sedang menunggu di antrean maupun di ruang tunggu poliklinik. Dari interaksi tersebut, ia mengungkapkan rasa prihatin terhadap beberapa keluhan yang sering dialami oleh masyarakat, seperti lamanya proses antrean atau ketidakhadiran petugas di jam pelayanan.
”Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan hak pelayanan Kesehatan yang cepat, ramah, dan prosedural. Kita tidak ingin ada keluhan terkait lamanya antrean atau ketidakhadiran petugas di jam pelayanan,” ujar Wakil Bupati saat melakukan pemantauan.
Ia menekankan bahwa sektor Kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia meminta manajemen rumah sakit untuk terus melakukan inovasi dalam sistem antrean agar lebih efisien dan tidak terjadi penumpukan pasien dalam waktu yang lama.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
* Penerapan sistem antrean digital yang dapat mempercepat proses pendaftaran.
* Penambahan jumlah petugas pelayanan di jam-jam sibuk.
* Peningkatan koordinasi antara tim medis dan administrasi untuk memastikan keberlangsungan pelayanan yang baik.
Melalui sidak ini, diharapkan seluruh jajaran tenaga Kesehatan di RSUD Buol dapat terus meningkatkan disiplin dan dedikasi dalam melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih. Dengan begitu, kualitas pelayanan kesehatan akan semakin meningkat dan memberikan kepuasan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

