Banjir Meluap di Kampung Rawakalong, 199 Rumah Terendam Air
Banjir yang mencapai ketinggian sekitar 1 meter menggenangi 199 rumah warga di Kampung Rawakalong RT 04, 08, 09, 10/05, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Kejadian ini terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Menurut Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, banjir terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama. Hujan tersebut menyebabkan aliran Kali Ciluer meluap dan berdampak pada permukiman warga.
“Meluapnya aliran Kali Ciluer berdampak pada rumah warga dengan ketinggian air kurang lebih 1 meter sampai dengan 1,20 meter,” ujar Adam dalam keterangannya, Senin malam.
Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Para warga juga tidak ada yang dilaporkan harus mengungsi. “Tidak ada kerusakan pada bangunan,” tambah Adam.
Dalam foto kondisi tempat kejadian perkara (TKP), terlihat banjir menggenangi teras rumah warga. Petugas BPBD langsung melakukan penanganan dengan menggunakan mesin pompa untuk mempercepat proses penurunan air.
“Untuk saat ini banjir sudah berangsur surut,” ungkap Adam.
Penyebab Banjir dan Dampaknya
Banjir yang terjadi di wilayah tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama. Hal ini membuat aliran sungai Kali Ciluer tidak mampu menampung volume air yang masuk, sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga.
Adapun dampak dari banjir ini adalah genangan air yang mencapai ketinggian 1 meter hingga 1,20 meter di beberapa titik. Meski demikian, tidak ada kerusakan serius pada bangunan rumah warga.
Tindakan yang Dilakukan oleh BPBD
Setelah banjir terjadi, petugas BPBD segera melakukan tindakan darurat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggunakan mesin pompa untuk mempercepat proses pengeringan air di permukiman warga.
Selain itu, petugas juga memberikan informasi kepada warga tentang kondisi terkini dan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kondisi Saat Ini
Hingga saat ini, banjir yang terjadi di Kampung Rawakalong sudah mulai surut. Namun, masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap kemungkinan adanya hujan deras kembali.
BPBD juga terus memantau situasi di lokasi kejadian dan siap memberikan bantuan jika diperlukan. Warga setempat pun mulai membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa air yang masih tertinggal.
Kesimpulan
Banjir yang terjadi di Kampung Rawakalong merupakan peringatan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem. Meski tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan berat, kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk terus memperkuat sistem drainase dan mitigasi bencana di wilayah tersebut.

