Mahasiswa UBSI Sukabumi Juara 3 PIKMI 2026 dengan Solusi AI Inovatif

SUDUTBOGOR.CO.ID, SUKABUMI – Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mereka meraih juara 3 kategori Software Development pada ajang Pagelaran Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Indonesia (PIKMI) 2026 yang berlangsung Sabtu, (23/5) di Hall C BSI Convention Center, Bekasi.

Tim Paradisus Animalium berhasil menunjukkan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam kompetisi bertema “Artificial Intelligence for Sustainability Future”, sekaligus memperkuat komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak talenta digital unggul untuk masa depan berkelanjutan.

Pelaksanaan PIKMI 2026

PIKMI 2026 diselenggarakan PT Kreasi Inovasi Anak Nusantara (KIAN) bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi ternama seperti Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Universitas Nusa Mandiri, dan Cyber University. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menampilkan kreativitas dan inovasi teknologi melalui berbagai kategori lomba, mulai dari film pendek, wirausaha mandiri, penulisan artikel, hingga pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan.

Tim Paradisus Animalium dan Perkembangan Teknologi AI

Dalam kompetisi tersebut, tim Paradisus Animalium yang beranggotakan Muhamad Hilal, Nadhif Musyafa Alfarel, dan Muhammad Rifaa Siraajuddin Sugandi berhasil menunjukkan kemampuan mereka dalam menciptakan solusi digital berbasis AI. Proses pengembangan aplikasi yang dilakukan oleh tim ini tidak hanya mengandalkan coding manual, tetapi juga pemanfaatan AI secara intensif.

Muhamad Hilal mengungkapkan bahwa tantangan utama selama kompetisi terletak pada mekanisme pengerjaan aplikasi yang sebagian besar memanfaatkan AI. Awalnya, mereka mengira lombanya seperti kompetisi pengembangan aplikasi biasa dengan proses coding manual. Ternyata, sebagian besar pengerjaan aplikasi justru harus memanfaatkan AI hingga 90 persen. Dari situ, mereka harus cepat beradaptasi dan improvisasi.

Babak Penyisihan dan Final

Pada babak penyisihan, peserta hanya diberi waktu 40 menit untuk menyelesaikan proyek aplikasi berbasis AI. Tantangan semakin besar saat memasuki babak final karena dewan juri langsung memberikan studi kasus dengan waktu pengerjaan hanya 20 menit.

“Babak final jauh lebih menantang karena kami harus berpikir cepat dalam waktu yang sangat terbatas. Selain itu, dewan juri langsung menentukan tema aplikasi sehingga kami harus benar-benar siap,” tambahnya.

Tanggapan dari Ketua Program Studi Informatika

Ketua Program Studi Informatika UBSI kampus Sukabumi, Denny Pribadi, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, Program Studi Informatika terus mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti berbagai kompetisi melalui pembinaan, pendampingan dosen, serta ruang pengembangan ide kreatif.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian Juara 3 PIKMI 2026 ini. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Informatika UBSI kampus Sukabumi mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Senin (1/6/2026).

Harapan dan Komitmen UBSI

Ia berharap keberhasilan tim Paradisus Animalium dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berani mencoba berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik.

Melalui capaian ini, UBSI menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung pengembangan talenta digital muda yang inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi AI untuk menyelesaikan berbagai tantangan nyata di masyarakat.

“Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam perkembangan teknologi di Indonesia di tengah pesatnya transformasi digital,” tutup Denny.