JAKARTA,
-Peluncuran Suzuki Fronx sepertinya semakin mendekat.
Suzuki Fronx akan menempati pasar mobil SUV kompak yang telah didominasi oleh Honda WR-V, Toyota Raize, serta Daihatsu Rocky sebelumnya.
Sebelumnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengonfirmasi bahwa mereka akan merilis Fronx dalam tahun ini.
Menurut kabar, Fronx bakal menambah daftar kendaraan listrik milik Suzuki yang telah terdiri dari Grand Vitara, Ertiga Cruise, serta XL7. “Jika dilihat dari trend saat ini, kemungkinan besar Fronx akan dirilis di pasar Indonesia pada tahun ini. Akan tetapi, mengenai kapan tepatnya, yakni bulannya kapan, kami memilih untuk merahasiakannya,” ungkap Joshi Prasetya, Kepala Departemen Perencanaan Strategis PT SIS, dalam sebuah pernyataan baru-baru ini di Jakarta.
Seorang pejuang penjualan dari Suzuki mengungkapkan bahwa Fronx akan segera dirilis.
Untuk pelanggan yang berminat pada Fronx, kini telah dapat memesannya dengan membayar booking fee sebesar Rp 5 juta. “Peluncuran soft launch mungkin akan terjadi pada bulan Mei. Estimasi harganya berkisar antara harga Baleno yaitu sekitar Rp 290 juta. Pelanggan hanya perlu membayar booking fee senilai Rp 5 juta,” ungkap sales dari Suzuki tersebut.
,
Selasa (18/3/2025).
Menurut keterangan dari petugas penjualan Suzuki yang bersangkutan, tampaknya Fronx akan dilengkapi dengan dua jenis mesin. “Terdapat dua macam mesin yaitu K15B dan K15C. Mesin K15B bisa didapatkan dalam versi manual transmisi maupun otomatis, sedangkan untuk K15C hanya tersedia dalam versi otomatis,” jelas petugas tersebut.
Berikut adalah ukuran dari Suzuki Fronx yaitu 3.995 mm x 1.765 mm x 1.550 mm, hampir sama dengan Baleno Hatchback yang memiliki dimensi 3.990 mm x 1.745 mm x 1.485 mm.
Fronx diperkirakan akan melengkapi kesenjangan yang ditinggal oleh Suzuki Ignis, kendaraan yang penjualannya sudah berakhir di Indonesia.
Terdapat peluang bagi Fronx untuk diproduksi di lokasi lokal serta bisa jadi memperoleh insentif kendaraan hybrid layaknya XL7 dan Ertiga.
