10 Tips Lindungi Jantung dari Kolesterol Buruk, Gaya Hidup Sehat Menyelamatkan



– Kolesterol adalah sejenis lemak yang bisa mengganggu peredaran darah bila konsentrasinya melebihi batas normal.

Apabila tidak diatasi secara tepat, kadar kolesterol yang tinggi dapat mengakibatkannya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan meningkatnya kemungkinan terjadinya serangan strok.

Maka dari itu, perlu sekali mengamankan jantung terhadap dampak kolesterol yang tinggi.

Melakukan diet dan gaya hidup yang baik secara bersamaan pun dapat mengurangi tingkat kolesterol dalam tubuh.

Melansir kanal kesehatan

Times of India

Berikut adalah sejumlah saran yang dapat diikuti.


Rencana diet yang baik dan teratur

Menerapkan pola makan yang seimbang merupakan metode paling efektif dalam menghadapi serangan penyakit jantung.

Direkomendasikan untuk memakan karbohidrat kompleks sebanyak 60%, protein antara 20-30%, dan lemak kurang lebih 10% dari jumlah total kalori yang dikonsumsi.

Pilihlah pangan yang melimpah dengan vitamin, mineral, serat serta gizi penting lainnya seperti sayuran, buah-buahan, dan sereal alami, bersama-sama dengan produk olahan dari susu berlemak rendah, daging tanpa kulit, ikan, kacang-kacangan, minyak tumbuhan non-tropis, dan juga biji-bijiannya.

Sebaliknya, batasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans, serta irisan daging merah dan produk hasil pengolahan, gula yang ditambahkan, minuman manis, dan natrium. Jauhi makanan cepat saji, camilan tidak sehat, hidangan berminyak, dan potongan daging merah.


Olahraga dan aktivitas fisik

Olahraga dengan tingkat kekuatan sedang bisa mendukung penurunan tekanan darah, kadar kolesterol, glukosa dalam darah serta bobot tubuh.

Paling tidak, jalani aktivitas olahraga selama 150 menit setiap pekan.

Berjalan dengan cepat, berlari, jogging, renang, sepedaan, mengangkat beban ringan hingga sedang, serta melakukan olahraga kardiovaskular bisa membantu pembakaran kalori, mempertahankan keadaan bugar dan massa otot.


7 Kegiatan yang Bisa Menjaga Kejernihan Pikiran, Antara Lain Bermain Puzzle, Mengikuti Hobbi, dan Olahraga


Tidur yang nyenyak

Sebagian besar dari kehidupan kita sepertiganya dihabiskan untuk tidur.

Dewasa ini disarankan untuk istirahat sebanyak 7 sampai 9 jam tanpa terganggu.

Sediakan waktu khusus untuk istirahat malam.

Hindari eksposur terhadap sinar kuat dari peralatan elektronik seperti telepon genggam, notebook, TV, dan iPad setelah pukul 20:00.

Kamu bisa memperbaiki mutu istirahatmu dengan bergerak aktif pada waktu siangan, mendapatkan paparan cahaya matahari selama beberapa jam setiap harinya, serta menghindari kafein, teh, dan zat penggiat otak lainnya mulai pukul 18:00.


Kontrol berat badan sehat

Konsumsi kalori kita perlu disesuaikan dengan kegiatan olahraga yang dilakukan.

Pengurangan bobot sebesar 5-10% dari total berat badan bisa membantu dalam meningkatkan kadar glukosa darah, tekanan darah, serta kolesterol.

Setiap kali Anda mengalami penurunan berat badan sebanyak 10 kg, maka tekanan darah Anda akan turun hingga 10 mmHg.

Menurunkan berat badan memungkinkan pengaturan kadar glukosa dalam darah secara efektif menggunakan dosis obat yang lebih rendah.


Glukosa darah

Kontrol gula darah yang ketat penting untuk mencegah penyakit pembuluh darah besar dan kecil yang berhubungan dengan diabetes.

Perubahan gaya hidup seiring dengan penyesuaian dosis yang sesuai dibutuhkan untuk mencapai target HbA1c yang diinginkan.

Hilangkan makanan berkarbohidrat sederhana seperti gula putih, roti, kue kering, permen, serta nasi.

Sebagai gantinya, Anda bisa memilih biji-bijian utuh, millet, kacang-kacangan, serta sayuran. Makanan-makanan yang tinggi serat tersebut juga dapat diikuti.


Kolesterol

Beberapa hal dapat mengarah pada pengendapan kolesterol atau plak dalam vena dan arteri, sehingga memicu penyumbatan.

Kolesterol di dalam darah bisa datang dari berbagai jenis makanan, antara lain produk hewani, daging merah, kuning telur, serta mentega.

Kolestrol pun dihasilkan secara berkala oleh lever.

Sebagian individu menghasilkan jumlah kolesterol yang lebih tinggi akibat pengaruh keturunan.

Penderita itu perlu memulai penggunaan statin atau obat lainnya untuk menormalkan kadar kolesterol agar dapat mencapai tujuan LDL yang diinginkan.


5 Perhatian Kolesterol Tinggi yang Tak Boleh Diabaikan


Hindari merokok

Rokok dalam segala bentuknya beresiko.

Nikotin mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah, sehingga memicu penyumbatan lebih dini.

Merokok mengakibatkan terbentuknya bekuan darah dengan cepat, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan strok yang berat.

Banyak individu menghembus nafas terakhir akibat serangan jantung atau stroke ketika masih di bawah umur 50 tahun dibandingkan dengan kanker.

Mendorong teman, pasangan, rekan kerja, atau orang tua agar berhenti merokok sebenarnya bertujuan untuk menolong mereka terlepas dari ancaman kematian.


Menghindari stres

Saking ambisiusnya, harapan-harapan tak terjangkau, persaingan super ketat, kurang disiplin, serta sikap tidak sportiv, bisa-bisa membuat situasi menjadi sangat tegang atau stres berlebihan.

Peningkatan stres dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, kadar glukosa dalam darah, serta kolesterol.

Kecemasan mengakibatkan ketergantungan terhadap tembakau atau alkohol, overmakan, depresi, serangan jantung, serta strok.

Pelajari metode yang baik dalam menangani tekanan hidup dengan melakukan berbagai aktivitas, misalnya menjalaninya melalui hobbi, berolahraga, membaca buku, meditasi, bepergian, mendengarkan lagu, menciptakan karya seni, serta melakukan yoga dan pranayama. Luangkanlah waktu bersama sahabat atau anggota keluargamu dan terapkan juga beberapa strategi rileksasi.


Jauhi alkohol

Manfaat dari konsumsi alkohol antara lain bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, mengurangi kemampuan jantung untuk memompa darah dengan efektif (kardiomiopati), irama jantung yang tidak teratur, serangan jantung mendadak, stroke, berbagai jenis kanker, obesitas, upaya bunuh diri, kejadian kecelakaan, serta kerusakan pada hati.

Alkohol bisa pula memicu muntahan berdarah, peradangan lambung, mengacaukan tingkat gula darah, serta menaikkan level trigliserida.

Maka dari itu perlu dijauhi minuman beralkohol.


Pantau agar tekanan darah selalu terjaga stabilitasnya

Rendamkan tekanan darah di bawah 140/90 mmHg.

Perubahan pola hidup, membatasi asin, melakukan latihan fisik, serta menurunkan berat badan bersama dengan penggunaan obat-obatan dan dosis yang sesuai dapat membantu mengontrol tekanan darah.

Hipertensi bisa memicu serangan jantung, strok, gangguan pada fungsi jantung, penyakit ginjal yang mengakibatkan gagal ginjal, hilang penglihatan, hidrosefalus, patah pembuluh arteri serta penurunan kognitif, di antara kondisi lainnya.