Keajaiban Tabungan Emas: Menyelamatkan Ulang Tahun Anak Anda

Siapa di antara kalian yang gemar menyimpan uang? Saya tahu ini mungkin sulit untuk diakui, tapi berani tidak mengaku kalau masih ada yang rutin memasukkan uang ke dalam celengan plastik atau celengan bentuk ayam? Percayalah, dulu saya juga sempat melakoni hal tersebut. Meskipun hanya dengan celengan sederhana seperti itu, namun hasil dari usaha menabung dapat mencapai angka 1 juta rupiah. Sungguh merasa sangat gembira pada masa itu.

Di samping itu, tentu Anda tak akan asing lagi dengan logam mulia ini yaitu emas. Emas adalah barang bernilai tinggi yang kerap dipilih sebagai instrumen investasi jangka panjang ataupun simpanan untuk masa darurat. Pernahkah saya menyimpan emas baik secara fisik maupun non-fisik. Non-fisik? Apa maksudnya itu sih? Tertarik ingin tahu lebih lanjut? Mari kita intip ceritanya!

Menabung Emas di Marketplace

Begini ceritanya …

Pada tahun 2020, ketika berbicara dengan ibu dari pemimpin perusahaan tempat saya bekerja sebelum akhirnya keluar pada 2023, beliau merekomendasikan agar mencoba menyimpan emas. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi lebih sederhana bahkan hanya dengan jumlah minimal yang dapat dikelola.

Sekarang ini, sudah berkali-kali saya menerima penawaran di platform online untuk berinvestasi dalam bentuk emas. Tetapi, saya tetap mengabaikannya. Saya merasa belum benar-benar membutuhkannya.

Di waktu tersebut, aku merupakan tipe orang yang amat suka belanja. Aku kerap kali mampir di platform online buat membeli popok sekali guna, susu balita, serta perlengkapan anak dan menyusui. Iya, sebab iklan tentang diskon logam mulia saat itu lumayan intensif, akhirnya membuatku jadi ingin mencobanya.

Perlu dipahami bahwa saat ini emas tak hanya tersedia dalam bentuk fisik semacam logam mulia saja. Berbagai perusahaan raksasa juga menyediakan layanan untuk membeli emas digital, yaitu jenis emas nontunai yang dapat diperdagangkan lewat platform online. Umumnya disimpan sebagai akun tabungan elektronik. Sama halnya dengan rekening biasa, Anda memiliki opsi untuk melakukan penyetoran dalam mata uang emas sesuai kemauan dan ketersediaan anggaran. Meski demikian, terdapat aturan tertentu yang harus dipatuhi, misalnya tentang besaran minimum pembelian emas, nominal saldo paling rendah yang boleh disisihkan, serta tarif administrasi atas jasa penyimpanan emas tersebut.

Saya berusaha membeli emas lewat suatu platform Marketplace yang kolaborasi dengan Pegadaian. Apakah Anda tahu bahwa transaksi beli tabungan emas digital pertamaku di awal Oktober 2020 cuma senilai 500 rupiah? Bahkan setelah mengaplikasikan diskon dari kode promo Marketplace tersebut, aku hanya perlu merogoh kocek sebanyak 100 rupiah untuk dapat memiliki emas seberat 0,0006 gram. Harga terjangkau banget ya, apalagi kalau kita bicara soal jumlahnya yang super minim itu!

ternyata Pegadaian benar-benar bekerja sama dengan beberapa marketplace untuk mempromosikan tabungan emas mereka dan membuatnya semakin populer di kalangan publik. Berbagai penawaran menarik seperti vouches diskon serta cashback sampai 90% untuk transaksi emas digital seringkali bisa Anda temukan di sana. Saya bahkan melihat ini cukup rutin saat berselancar di platform belanja online favorit saya.

Bagaimana mungkin seseorang melewatkan penawaran semacam itu? Hampir setiap harinya, saya menyimpan emas dengan berbagai nominal, yaitu antara 500 rupiah hingga 5 ribu rupiah. Apabila keuangannya memadai, umumnya saya akan menyisihkan sebesar 10 ribu sampai 50 ribu rupiah.

Dana yang biasanya saya simpan adalah sisa-sisa dari transaksi online. Pikirkanlah, lebih baik dibiarkan tak terpakai atau dipindahtukan ke pembelian emas demi meningkatkan berat dalam tabungan emas saya. Ternyata, tabungan emas ini berkembang hingga mencapai nilai 490 ribu rupiah waktu itu.

Setelah itu, aku memutuskan untuk melepas tabungan emasku pada bulan April tahun 2021 dan menerima dana senilai Rp 450 ribu dari penjualan sebanyak 0,537 gram emas. Wah, kenapa jumlahnya berkurang? Ternyata karena adanya biaya administrasi akun sekitar Rp 30 ribu serta saldo terkunci sebesar Rp 10 ribu. Selanjutnya, uang hasil pelelangan logam mulia ini kucadangkan ke dalam rekening semacam.

Ulang Tahun Anak Mendekati, Apa yang Harus Dilakukan?

Saya pernah kebingungan. Hari lahir anak sulungku semakin dekat namun anggaranku belum cukup untuk membelikan kuenya. Anak sulungku bakal genap satu tahun pada hari yang sama tepatnya tanggal 23 April 2021 ini. Namun menjelang penghujung bulan, saldo tabungan telah betul-betul tipis. Sementara itu, aku benar-benar mengharapkannya sebagai momen spesial bagi si buah hatiku tersebut.

Saya amat bersyukur karena terdapat saldo tersisa dari dana penjualan tabungan emas Pegadaian dalam akun bank saya. Dengan demikian, saya bisa menggunakan uang tersebut untuk memesan kue ultah bagi buah hati serta menyisihkan beberapa bagian makanan untuk dibagikan pada anak-anak yang tinggal di dekat tempat tinggalku.

Gracias ke Tabungan Emas, hari jadi anakku berhasil diselamatkan. Aku dapat memadamkan lilin bersama si kecil dalam peringatan ulang tahun pertamanya. Lagipula, tepat saat itu juga sedang Ramadhan. Sangat menyenangkan bisa pula memberikan hidangan buka puasa kepada anak-anak tetangga yang tinggal di sekitar rumah kami.

Menabung Dalam Bentuk Emas Semakin Sederhana, Pegadaian Sebagai Pilihan Bijak

Bagi Anda yang tertarik pada tabungan emas, Pegadaian mungkin bisa jadi opsi bagus. Perusahaan ini telah berkolaborasi dengan sejumlah platform e-commerce, memudahkan Anda menyimpan emas lewat situs-situs tersebut mulai dari investasi senilai Rp 5.000 saja.

Jika Anda berminat untuk menabung emas di Pegadaian, hal itu pun dapat dilakukan dengan mudah. Seperti yang dipaparkan pada situs web resmi mereka, ini adalah pilihan yang tersedia bagi masyarakat.
Sahabat Pegadaian
Kamu bisa langsung mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat atau mendaftar secara online melalui aplikasi resmi mereka. Proses pengajuan cukup sederhana; yang harus disiapkan hanyalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), mengisi formulir untuk membuka rekening tabungan emas, serta melakukan pembayaran biaya transaksi tabungan emas tersebut.

Apabila Anda membeli lewat aplikasi Pegadaian, Anda perlu menjemput buku tabungan emas di kantor cabang yang telah dipilih. Bila Anda mendaftar secara langsung di kantor cabang, Anda akan segera mendapat buku tersebut setelah membayar administrasi senilai 10 ribu rupiah, tambahan tarif materai sebesar 10 ribu rupiah, serta biaya pengelolaan rekening pertahun yaitu 30 ribu rupiah. Batasan minimum pembelian emas adalah cukup 10 ribu rupiah.

Emas yang dijamin murni 24 karat ini menawarkan keamanan terpercaya, dengan batasan minimum pembelian sebesar 0,01 gram saja. Proses pengisihan tabungan emas bisa dilakukan lewat akun virtual atau dompet digital via aplikasi Pegadaian Digital. Anda juga bisa menjual kembali, menggadaikan, ataupun mentransfer saldo tabungan emas tersebut kepada pemegang lainnya. Bukankah sangat praktis dan ekonomis?

Jika Anda mempunyai keperluan yang mendesak, jangan biarkan hal itu membuat Anda stres. Salah satu cara terbaik adalah dengan menjual atau menggadaikan simpanan emas Anda. Selain itu, jika diperlukan, dapat juga diubah menjadi bentuk fisik mulai dari ukuran 1 gram hingga 1.000 gram. Emas dalam wujud nyata ini amat sesuai sebagai instrumen investasi untuk waktu yang lama.

Saya pun telah menyimpan emas baik berupa perhiasan ataupun batangan. Setiap pilihan tersebut bisa digunakan sambil mengacu pada nilai jual dan beli emas saat ini. Sering kali, saya memilih untuk membeli emas mini yang memiliki bobot sekitar 0,1 hingga 0,2 gram sebagai kado.

Sejujurnya, saya pikir tabungan emas jauh lebih fleksibel. Ini sangat menggiurkan dan Anda tidak perlu khawatir tentang risiko pencurian. Hal utama yang membuatnya baik adalah dapat diakses sewaktu-waktu ketika ada kebutuhan seperti modal bisnis atau pengeluaran darurat. Cukup dengan menggunakan smartphone beserta biaya terjangkau, seseorang telah mendapat emas dalam bentuk digital. Tidak lagi diperlukan waktu tunggu hingga mencapai jumlah tertentu untuk membeli satu gram emas fisik.

Iya benar, sekarang sudah pertengahan Ramadhan. Alih-alih menghabiskan uang untuk jajanan dan kebutuhan kurang penting, lebih baik simpan dana tersebut untuk mempersiapkan THR emas. Ayo, mulai hemat, dan lindungi kondisi finansiamu!