Menikmati Gullac: Si dessert Turki Istimewa yang Hanyalah Tampil di Bulan Ramadhan

Ramadan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh para pemeluk Islam di setiap penjuru bumi. Dalam kurun waktu sekitar tiga puluh hari tersebut, kaum Muslim melaksanakan rukun Islam ke empat yaitu puasa dan merasai aneka sajian spesial yang baru hadir pada masa mulia ini.

Di Indonesia, sejumlah camilan yang kerap kali ditemukan pada waktu buka puasa antara lain adalah kolak dan es pisang ijo. Makanan penutup lezat tersebut sangat disukai karena dapat menyegarkan dan mengisi tenaga setelah seharian menjalankan ibadah puasa.

Demikian juga dengan Turki. Negeri ini menghadirkan sajian spesial untuk Bulan Ramadhan bernama Güllaç, yang hanya tersedia selama bulan suci tersebut. Ketika berada di Turki,

FOOD

juga memiliki kesempatan untuk memasak hidangan itu.

Masakan ini dibuat dari lapisan tipis adonan tepung yang dicelupkan ke dalam susu. Awali proses dengan merebus susu bersama sedikit cairan mawar, vanili, dan gula pasir halus sampai mencapai titik didih. Jaga supaya tetap diaduk secara kontinu sehingga gula dapat larut sepenuhnya sambil memastikan bau harum vanilla dan mawar merata tersebar.

“Menu ini sama sekali tidak memiliki kalori,” kata sang chef ketika menyelenggarakan sesi pembuatan Güllaç di Toko Ali Muhiddin Haci Bekir yang terletak di Jalan Istiklal, Taksim.

Sesudah mencapai titik masak, siramkan susu panas itu dengan rata di atas lembaran kulit beras. Kemudian, letakkan kulit beras berlapis-lapis satu persatu, sampai menghasilkan tektur yang halus dan istimewa. Yakinlah bahwa masing-masing lapisannya tersiram susu sehingga cita rasanya menjadi lebih gurih dan lembut.


Sebelum mengaplikasikan layer terakhir, tuangkan potongan pistachio dan biji pomegranate pada layer sebelumnya sebagai dekorasi.

garnish

Setelahnya, tutup lagi dengan rice paper kemudian tuang susu hangat di atasnya supaya semua tingkatannya tetap lembut dan menyerap sempurna.

Setelah menambahkan lapisan akhir menggunakan rice paper dan susu, taburi lagi irisan pistachio serta biji delima diatasnya untuk hiasannya. Setelah itu, iris-iris gullac sesuai keinginan sebelum disantap.

Saat

FOOD

Mencoba ini, susu yang menyerap ke dalam lembaran nasi membuat tekstur menjadi lembut dan meleleh di mulut. Campuran kacang pistachio dengan buah delima membawa rasa segar dan gurih yang unik. Rasanya mirip seperti roti tawar yang dimix dengan bubur kacang hijau.

Maka, jika Anda berada di Turki selama bulan puasa Ramadan, pastikan untuk tidak menyia-nyiakan hidangan istimewa ini.