Perbandingan Unik: Bagaimana Sistem Hybrid Chery Berbeda dari Jaecco?


JAKARTA,

– Chery secara resmi meluncurkan teknologi kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV) bernama Chery Super Hybrid (CSH).

Banyak orang bertanya-tanya, apakah CSH mirip dengan sistem yang dimiliki oleh Jaecoo yakni Super Hybrid System (SHS), yang telah termuat dalam model Jaecoo J7 SHS ketika diluncurkan di pameran IIMS 2025 sebelumnya.

Budi Darmawan, Direktur Penjualan di PT Chery Sales Indonesia (CSI), menyebut bahwa sistem hibrida pada CSH sebenarnya serupa dengan SHS lantaran menggunakan platform yang sama.

Sebagaimana telah dikenal, Chery dan Jaecoo adalah bagian dari keluarga perusahaan Chery International. Perbedaannya terletak pada fokus Jaecoo yang mengarah ke segmen pasarnya sendiri yang lebih mewah, khususnya untuk jenis kendaraan SUV dan mobil off-road.

“Sekaliplatorm ini menghubungkan Chery dan Jaecoo. Kemiripan keduanya sungguh hampir sama,” ujar Budi saat ditemui di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Namun, kita memiliki taktik tersendiri karena tujuannya berlainan. Setiap brand mempunyai pendekatan unik untuk pasar di Indonesia,” katanya.

Budi tidak merasa cemas tentang pemikiran bahwa mesin tersebut nantinya bisa menyulitkan konsumen dalam memilih di antara Chery dan Jaecoo.

Menurut pendapat Budi, ide utamanya adalah menyediakan berbagai macam pilihan bagi publik. Makin banyak alternatif yang tersedia, akan lebih baik, sehingga pada dasarnya konsumen lah yang memilih produk sesuai kebutuhannya sendiri.

“Kami menawarkan pilihan pada pelanggan, akhirnya keputusannya tetap berada di tangan mereka. Kami menyediakan alternatif, sehingga selanjutnya mari kita evaluasi perkembangannya,” ungkap Budi.

Kekutamaan teknologi Chery CSH ada di penerapan dual power source, yakni mesin bahan bakar serta motor listrik, yang mampu beroperasi secara mandiri sehingga menciptakan jarak tembak yang amat hemat.

Teknologi Chery CSH yang diterapkan pada Chery Tiggo 9 CSH AWD sanggup menciptakan torsi puncak sebesar 925 Nm serta melakukan accelerasinya hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 5,4 detik.

Umumnya, dengan tangki penuh, seluruh kendaraan Chery yang menggunakan teknologi CSH mampu melaju hingga lebih dari 1.300 kilometer, atau setara dengan jarak tempuh sekitar 76 kilometer untuk tiap liternya.

Teknologi ini pun bakal diimplementasikan ke berbagai tipe lainnya, seperti halnya dengan Chery Tiggo 8 CSH yang sudah ditampilkan sebelumnya. Pada kondisi listrik murni, Tiggo 8 CSH sanggup melaju hingga mencapai 90 kilometer.

Chery menunjukkan bahwa Tiggo 8 CSH mampu mencapai kekuatan puncak sebesar 500 tenaga kuda (Tk) serta torsinya yang mencapai 735 Nm, sementara waktu accelerasinya dari 0 hingga 100 km/jam hanya membutuhkan waktu 6,8 detik.