JAKARTA,
– Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan terdapat ketidaksesuaian aturan dalam implementasi proyek Rempang Eco-City yang berlokasi di Kota Batam, Kepulauan Riau pada masa kepemimpinan sebelumnya.
Hal ini khususnya berhubungan dengan pemindahan penduduk yang terpengaruh oleh Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
Menurut Iftitah, saat itu penduduk mendiami area yang merupakan Hak Pengelolaan (HPL) dimiliki oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam).
Artikel ini paling banyak diminati di saluran Properti
, Rabu (26/3/2025).
Selengkapnya baca di sini
Pemerintah Ingin Meminta Maaf atas Kesalahan pada Proses Translokasi Warga di Rempang
Agar dapat mendukung penggunaan Kawasan Industri Subang Smartpolitan, diajukan untuk membangun pintu keluar tol di Kilometer 87+950 pada Jalan Tol Cipali.
Itu juga jadi topik utama ketika Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sedang melakukan kunjungan kerja di kantor Kemennakerpu pada hari Senin, 24 Maret 2025.
Direktur Tol Bebas Hambatan Wilan Oktavian merilis temuan penelitian awalnya yang berlangsung sejak tanggal 6 Februari tentang proposal pintu keluar di KM 87+950 dari jalur Cipali.
Menurut Wilan, jarak dari Interchange Km 87+950 Jalan Tol Cipali hingga Pertemuan Cipeundeuy di Km 89+475 kurang lebih adalah 1,525 kilometer.
Ini belum mencapai standar jarak minimal antara interchange sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 mengenai Jalan Tol ketika Interchange Cipeundeuy resmi berfungsi. Oleh karena itu, dianjurkan agar Exit Toll Cipali pada kilometer 87+950 menjadi jalur akses sementara.
Selanjutnya baca di sini
Exit Tol Cipali di KM 87+950 Belum Memadai Jarak, Direkomendasikan Sebagai Jalur Alternatif Sementara
Hingga saat ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk tetap mendominasi pangsa pasar jalur toll di Indonesia.
Ternyata, sampai penghujung tahun 2024, perusahaan tersebut memegang 43% pangsa pasarnya dalam sektor jalan tol di Indonesia. Total jumlah jalan tol yang sudah beroperasi mencapai 1.286 km, sementara itu hak konsesinya menjangkau 1.736 km.
Ari Wibowo, Corporate Secretary & Chief Administration Officer dari Jasa Marga, sempat mengatakan bahwa Jasa Marga masih mempunyai berbagai proyek yang sedang dalam proses pembangunan dan pengadaan tanah hingga sepanjang tahun 2024.
Maka, jalan tol apa sajakah yang dioperasikan oleh Jasa Marga?
Daftar tersebut dapat diperiksa di sana.
Berikut Adalah Daftar Jalur Tol yang Dioperasikan oleh Perusahaan Raja Jasa Marga
![Attachment for [PROPerti TERKINI] Pemerintah Beri Kepastian dan Permintaan Maaf Terkait Relokasi Warga Rempang](https://i0.wp.com/sudutbogor.com/wp-content/uploads/2025/03/AA1BEN2r.jpg?fit=750%2C500&ssl=1)