Tebing 30 Meter Longsor Hancurkan Rumah Warga, Satu Orang Luka

Bencana Tanah Longsor di Kelurahan Sukasari, Bogor Timur

Bencana tanah longsor terjadi di pemukiman warga di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, pada Senin (4/5/2026) sore. Tebing setinggi sekitar 30 meter ambrol akibat hujan deras dan kondisi tanah yang tidak stabil. Akibatnya, lima bangunan rumah terkena dampak dari longsoran tersebut. Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka karena tertimpa material longsoran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyatakan bahwa tim gabungan dari BPBD, Tagana, dan Dinas Kesehatan telah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.

“Kejadian terjadi pukul 15.05 WIB di wilayah Warga Mulya. Longsoran ini berasal dari area RT 01/RW 03 yang kemudian berdampak langsung pada pemukiman di wilayah RT 02/RW 03,” ujar Dimas Tiko.

Satu Korban Tertimpa Material, Lima Rumah Terdampak

Bencana ini menyebabkan kerusakan pada empat rumah tinggal dan satu bangunan gudang barang bekas. Berdasarkan data dari BPBD, bagian belakang rumah seperti dapur dan kamar mandi milik Bapak Nanang, Bapak Hambali, Bapak Hendra, dan Bapak Ujang mengalami kerusakan parah.

Salah satu penghuni, Bapak Hambali, dilaporkan menjadi korban luka dalam peristiwa ini.

“Korban atas nama Bapak Hambali mengalami luka pada bagian kepala dan punggung akibat tertimpa material longsor. Saat ini sudah dalam penanganan medis oleh tim Dinkes Kota Bogor,” tegas Dimas.

Struktur Tanah Labil, Warga Dilarang Menempati Rumah

Pihak BPBD mencatat bahwa longsoran tersebut memiliki dimensi tinggi sekitar 30 meter dengan lebar 5 meter. Selain faktor cuaca, kondisi tanah yang tidak stabil di lereng tersebut menjadi pemicu utama ambruknya tebingan.

Mengingat ancaman longsor susulan yang masih tinggi, petugas menginstruksikan para penghuni rumah yang terdampak untuk sementara tidak menempati bangunan tersebut.

“Untuk sementara rumah-rumah tersebut belum bisa dihuni karena posisi dan kondisinya sangat rentan terhadap longsor susulan,” tambah Dimas.

Kebutuhan Mendesak: Terpal dan Evakuasi Puing

Hingga pukul 16.00 WIB, personel TRC-PB BPBD Kota Bogor telah menyelesaikan tahap assessment dan koordinasi dengan aparatur wilayah Sukasari.

Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pengadaan terpal untuk menutup area mahkota longsor agar tidak tergerus air hujan kembali, serta bantuan tenaga untuk membersihkan puing-puing material yang menimbun bangunan. Petugas juga sedang memastikan kebutuhan lainnya dapat segera dipenuhi agar masyarakat yang terdampak dapat merasa lebih aman dan nyaman.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi warga untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk bersabar dan bekerja sama dengan tim penanganan bencana agar proses evakuasi dan pembersihan dapat berjalan lancar.