SUDUT BOGOR – Dua karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinangka 02, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, mengalami luka bakar serius pada Selasa, 13 Oktober 2026. Insiden ini terjadi akibat Gas Bocor SPPG Cinangka yang tidak terdeteksi, menyebabkan api menyambar saat kompor dinyalakan di dapur fasilitas tersebut.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada pukul 03.30 WIB dini hari di dapur SPPG Cinangka 02. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula ketika salah seorang karyawan berupaya menyalakan kompor gas. Tabung gas di area tersebut ternyata telah mengalami kebocoran tanpa disadari, yang menjadi penyebab utama insiden gas bocor SPPG Cinangka ini. Akibatnya, api seketika menyambar dan melukai kedua korban secara parah.
Kronologi Insiden Gas Bocor di Dapur SPPG Cinangka
Pemilik dapur SPPG Cinangka 02, Kemas Firman Hidayat, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi saat seorang petugas keamanan hendak menyalakan kompor.
“Kejadiannya tepat pukul 03.30 WIB dini hari tadi. Saat insiden terjadi, kondisi dapur sebenarnya sedang dalam posisi dinonaktifkan sementara atau di-suspend, sehingga tidak ada kegiatan operasional memasak skala besar,” jelas Kemas Firman Hidayat, pemilik sekaligus pengelola dapur SPPG Cinangka 02, pada Selasa (13/10/2026).
Kemas menambahkan bahwa pada saat peristiwa terjadi, kegiatan operasional dapur memang dihentikan sementara. Hal ini disebabkan adanya kebijakan suspend dari Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan demikian, aktivitas di dapur utama sedang tidak berjalan seperti biasa. Lebih lanjut, Kemas menjelaskan detail insiden tersebut. Saat kejadian, satpam dan Kepala SPPG sedang membuat kopi di pantry dapur kantor SPPG.
“Ada tabung gas yang bocor dan tidak diketahui. Ketika menyalakan kompor, tiba-tiba api menyambar ke arah Kepala SPPG dan satpam,” lanjutnya.
Kemas Firman Hidayat juga menegaskan bahwa insiden ini tidak menimbulkan kebakaran pada bangunan SPPG. Peristiwa tersebut hanya menghasilkan hembusan api yang menyambar kedua korban.
“Tidak ada yang terbakar, seluruh ruangan aman. Itu hanya hembusan api yang menyambar satpam dan Kepala SPPG,” tegasnya.
Saat ini, kedua korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Mereka mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
“Korban mengalami luka di bagian kaki, tangan, dan wajah. Sekarang sudah mendapatkan perawatan medis di RS Karya Bakti Pratiwi (KBP) Dramaga,” pungkas Kemas.
Penanganan cepat diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi kedua karyawan tersebut. Untuk informasi lebih lanjut mengenai wilayah di Kabupaten Bogor, pembaca dapat melihat daftar kecamatan di Kabupaten Bogor.

