Pelaku Pencurian Sepeda Motor Tewas Diamuk Massa di Bogor
Seorang pria yang diduga terlibat dalam tindakan pencurian sepeda motor (curanmor) tewas setelah diamuk massa di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (19/7/2025), siang hari. Peristiwa ini menimbulkan perhatian dari masyarakat dan aparat kepolisian setempat.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, kejadian bermula ketika pelaku bersama rekannya mencuri kendaraan bermotor milik warga bernama FP. Motor korban diparkir di depan warung saat FP sedang berada di dalam. Saat itu, salah satu pelaku menggunakan kunci letter T untuk membobol kunci motor.
Aksi tersebut diketahui oleh FP, yang langsung berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. Kedua pelaku kemudian mencoba melarikan diri dengan menggunakan motor Honda Vario warna hitam. Namun, korban mengejar dan menendang kendaraan tersebut hingga terjatuh.
Setelah jatuh, kedua pelaku berusaha kabur ke arah yang berbeda. Salah satu dari mereka berhasil melarikan diri, sementara satu pelaku lainnya tertangkap oleh warga. Pelaku yang tertangkap mengalami luka parah akibat amukan massa. Warga juga membakar sepeda motor milik pelaku di lokasi kejadian.
Polisi yang tiba di tempat kejadian langsung melakukan pengamanan, olah TKP, dan mengumpulkan barang bukti seperti dua kunci letter T, sepeda motor Honda Beat milik korban, serta sepeda motor pelaku yang hangus terbakar. Pelaku yang terluka parah sempat dilarikan ke RSUD Kota Bogor, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Jenazah pelaku kemudian dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk dilakukan autopsi dan identifikasi karena identitasnya belum diketahui. Proses penyelidikan masih terus berlangsung, dan polisi juga masih memburu pelaku lain yang berhasil kabur.
Pelaku dikenai pasal percobaan pencurian sesuai Pasal 363 KUHP jo Pasal 53 KUHP. Laporan polisi nomor LP/B/1333/VII/2025/SPKT/Polres Bogor/Polda Jabar telah dibuat sebagai dasar penyelidikan.
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, Polres Bogor melalui Satuan Binmas memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri atau main hakim.
“Kami mengimbau warga untuk menyerahkan pelaku ke polisi agar situasi tetap aman dan menjaga ketertiban umum serta mencegah jatuhnya korban jiwa,” ujar Teguh.
