Kabel di Jalan Sudirman Kota Bogor Picu Kecelakaan, Dedie Rachim Akan Tertibkan Lagi

Penertiban Kabel Udara yang Semrawut di Kota Bogor

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban kabel udara yang semrawut di berbagai titik kota. Langkah ini diambil setelah seorang pengendara motor terjatuh akibat terjerat kabel yang menjuntai di Jalan Jenderal Sudirman. Selain di jalan tersebut, kabel-kabel optik yang berantakan masih ditemukan di kawasan lain yang dianggap mengganggu keindahan kota.

Kabel-kabel yang semrawut di beberapa titik kota menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Menurut Dedie Rachim, langkah penertiban ini dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan menjaga estetika kota. Ia menyebutkan bahwa kabel-kabel di Jalan Pengadilan dan SSA juga sedang dalam proses penyelesaian.

Di Jalan Jenderal Sudirman sendiri, Pemkot Bogor telah melakukan penertiban kabel udara secara berkala. Kabel-kabel yang semrawut dimasukkan ke dalam tanah melalui kerja sama dengan Apjatel. “Jalan Jenderal Sudirman sudah masuk ke dalam daftar penertiban penurunan kabel atas dengan Apjatel. Penurunan kabel di Sudirman sudah terus berlangsung sampai saat ini,” ujar Dedie Rachim.

Menurut Dedie, kabel yang membuat pengendara jatuh memiliki kondisi tiang yang rapuh. Sebelum kejadian, kabel tersebut tertarik oleh kendaraan mobil yang melintas. Akibatnya, kabel itu menjuntai dan menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh. “Kemungkinan tersenggol kendaraan. Jadi akibatnya si tiang ini miring dan kabelnya turun,” tambahnya.

Selain Jalan Jenderal Sudirman, ada beberapa titik lain yang masih memiliki kabel semrawut. Salah satunya adalah kawasan Merdekat, tepatnya di depan Mal PGB. Mayoritas kabel di area ini merupakan kabel optik berukuran kecil. Namun, terlihat juga kabel-kabel besar yang tidak terurus dan beberapa di antaranya sudah menjuntai.

Pantauan SUDUTBOGOR pada Senin (4/5/2026), kabel semrawut ini mulai terlihat sejak persimpangan Terminal Angkot Merdeka. Kabel terlihat saling tindih dengan tiang yang hanya dua buah saja. Kabel-kabel besar juga kondisinya hampir serupa. Beberapa diantaranya saling bertindihan. Ada juga yang sampai menjuntai hampir menyentuh pagar Museum Perjuangan.

Kabel-kabel ini juga menghalangi pandangan beberapa ruko yang berjejer. Tidak hanya ruko, kabel ini juga menghalangi Museum Perjuangan. Warga sekitar, Elin (24), mengaku tidak nyaman melihat kondisi seperti ini. “Tidak nyaman kalau saya pribadi melihatnya. Ganggu keindahan sih,” kata Elin saat berbincang dengan SUDUTBOGOR di samping Ria Busana.

Upaya Pemkot Bogor dalam Memperbaiki Kondisi Kabel

Pemkot Bogor terus berupaya untuk memperbaiki kondisi kabel udara yang semrawut. Dalam waktu dekat, akan dilakukan penertiban lebih lanjut di berbagai titik kota. Masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa penertiban ini dilakukan demi keselamatan dan keindahan lingkungan.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
* Kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti Apjatel untuk menurunkan kabel dari atas.
* Pemantauan rutin terhadap kondisi kabel dan tiang agar tidak mengganggu pengguna jalan.
* Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Dengan adanya penertiban ini, diharapkan kabel udara yang semrawut dapat diminimalisir dan kota Bogor menjadi lebih nyaman serta aman bagi pengunjung dan warga setempat.