Kondisi Ruang Terbuka Hijau di Jalan Sholeh Iskandar yang Memprihatinkan
Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terletak di sepanjang Tol BORR, tepatnya di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Pada Senin (21/7/2025), pengunjung dan warga setempat menyaksikan bagaimana RTH tersebut terlihat kumuh dan tidak terawat.
Pengelolaan RTH ini dilakukan oleh pemerintah kota melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim). Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati pada Disperumkim, Devie Librianti, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan upaya bertahap untuk menghijaukan kembali area tersebut.
“Kami sedang bertahap menghijaukannya. Masih banyak PR yang harus diselesaikan,” ujarnya saat dihubungi. Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan RTH di sepanjang Tol BORR telah dipinjam oleh pihak Kementerian PUPR.
Devie mengakui adanya berbagai kendala dalam merawat RTH tersebut. Salah satunya adalah tanah yang tidak sesuai untuk penanaman pohon. “Tanahnya jelek, jadi harus diganti dulu. Kami tanam sering mati jadinya,” kata dia.
Selain itu, kondisi RTH di kawasan ini juga kerap dijadikan tempat tidur bagi para gepeng atau pengemis. Pengendara yang melintas, seperti Ramdan Fuzi, menyebutkan bahwa kawasan ini terlihat kumuh karena kurangnya pohon yang tumbuh.
Masalah Utama dalam Pengelolaan RTH
Beberapa faktor menjadi penyebab utama kondisi RTH yang tidak terawat. Pertama, tanah yang tidak cocok untuk pertumbuhan pohon. Hal ini menyebabkan banyak pohon yang mati setelah ditanam. Kedua, kurangnya perawatan rutin dari pihak pengelola. Ketiga, penggunaan RTH yang tidak sesuai, seperti menjadi tempat tinggal bagi para gepeng.
Dari pantauan di lokasi, RTH yang kumuh ini berada tepat di Jalan Sholeh Iskandar setelah lampu merah. Mayoritas area yang kumuh ini berada di sebelah kiri lajur jalan. Tidak banyak pohon yang tumbuh di kawasan ini. Bahkan, beberapa titik di kawasan ini terdapat banyak kardus yang digunakan sebagai alas tempat tidur oleh para gepeng.
Upaya yang Dilakukan
Meski ada tantangan, pihak Disperumkim tetap berkomitmen untuk memperbaiki kondisi RTH. Devie menjelaskan bahwa mereka sedang mencari solusi untuk mengganti tanah yang tidak sesuai serta meningkatkan perawatan secara berkala. Selain itu, pihaknya juga akan memastikan bahwa RTH tidak lagi digunakan sebagai tempat tinggal yang tidak layak.
Beberapa langkah strategis sedang dipertimbangkan, termasuk kolaborasi dengan instansi lain untuk mempercepat proses perbaikan. Namun, hal ini membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup besar.
Masyarakat Berharap Perbaikan
Masyarakat sekitar dan pengendara yang sering melewati kawasan ini berharap agar kondisi RTH dapat segera diperbaiki. Mereka berharap kawasan ini dapat kembali menjadi ruang hijau yang nyaman dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
Dengan perbaikan yang terus-menerus, diharapkan RTH di Jalan Sholeh Iskandar dapat kembali menjadi salah satu ikon hijau yang indah di Kota Bogor.
