SUV Listrik Rp300 Jutaan: MG ZS EV atau Omoda E5?

Segment SUV Listrik Menarik Perhatian di GIIAS 2025

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 kembali menampilkan berbagai model kendaraan terbaru yang menarik minat pengunjung. Salah satu segmen yang paling diminati adalah SUV listrik, dengan dua model utama yang menjadi sorotan yaitu Chery Omoda E5 dan MG ZS EV.

Kedua mobil ini menawarkan gaya futuristik serta fitur lengkap dengan harga yang relatif sejalan. Model Chery Omoda E5 varian E5 Pure dibanderol mulai dari Rp 369,9 juta, sementara MG ZS EV hadir dengan penawaran khusus selama pameran, yaitu harga yang lebih murah sebesar Rp 40 juta, sehingga menjadi Rp 377 juta.

Read More

Dari segi performa, Chery Omoda E5 mengandalkan motor listrik dengan daya sebesar 204 dk dan torsi 340 Nm. Dengan baterai yang cukup besar, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 430 km dalam sekali pengisian daya, sesuai klaim WLTP. Sementara itu, MG ZS EV memiliki daya motor listrik sebesar 176 tk dan torsi 280 Nm, dengan jarak tempuh sekitar 403 km.

Kedua model ini juga dilengkapi dengan fitur keselamatan yang cukup lengkap. MG ZS EV menyediakan Advanced Driver Assistance System (ADAS), interior yang mewah dengan bahan sintetis premium, serta sunroof panoramik yang memperkuat kesan modern. Di sisi lain, Chery Omoda E5 menawarkan fitur serupa seperti autonomous emergency braking, lane keep assist, dan sistem infotainment berukuran 12,3 inci yang sudah terhubung sepenuhnya dengan teknologi terkini.

Meskipun performa Chery Omoda E5 sedikit lebih unggul secara teori, MG ZS EV memiliki keunggulan dari sisi citra merek dan jaringan layanan purnajual yang semakin berkembang di Indonesia. Hal ini membuat konsumen lebih percaya pada ketersediaan dukungan servis dan perawatan.

Bagi para penggemar SUV listrik yang menginginkan tampilan modern dan performa yang seimbang, kedua model ini menjadi pilihan yang sangat menarik. Harganya yang berada di bawah Rp 400 juta menjadikannya sebagai alternatif yang layak dipertimbangkan.

Setiap konsumen bisa memilih sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing. Apakah lebih mengutamakan performa atau kepercayaan terhadap brand, kedua model ini memberikan nilai tambah yang berbeda-beda. Dengan begitu, pelanggan tidak hanya mendapatkan kendaraan yang canggih, tetapi juga pengalaman berkendara yang nyaman dan aman.