
PIKIRAN RAKYAT BENGKULU –Saham perusahaan petrokimia besar Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), menunjukkan penurunan tren dalam dua bulan terakhir setelah sebelumnya mencapai titik tertinggi pada bulan Juni. Penurunan harga ini membuat banyak investor kembali memperhatikan dasar-dasar perusahaan.
Pada perdagangan hari ini, Jumat, 1 Agustus 2025 (pukul 09.44 WIB), saham TPIA hari ini diperdagangkan di level Rp9.275 per lembar.
Lalu, saham TPia bergerak di bidang apa dan siapa sebenarnya pemilik saham TPia?
Analisis Perubahan Harga Saham TPIA
Data perdagangan selama 50 hari terakhir menunjukkan adanya pola penyesuaian pada saham TPIA.
- Titik Puncak:Pada 10 Juni 2025, saham TPIA pernah berada pada tingkat tertinggi saat diperdagangkanRp10.600.
- Fase Koreksi:Sejak saat itu, harga sahamnya memasuki tahap penurunan dan pernah mencapai titik terendah diRp8.750pada 22 Juli, sebelum berusaha bangkit kembali.
- Kondisi Saat Ini:Harga sekitar Rp9.200-an mengindikasikan bahwa saham ini masih dalam tahap konsolidasi setelah mengalami penurunan yang cukup besar.
Apa Bidang Usaha TPIA?
PT Chandra Asri Pacific Tbk merupakanperusahaan petrokimia yang paling besar dan terintegrasi di Indonesia.
Pusat bisnisnya adalah menghasilkan bahan baku industri yang sangat penting untuk berbagai sektor manufaktur.
Beberapa produknya meliputi biji plastik (Polietilena dan Polipropilena), yang menjadi bahan dasar dalam pembuatan berbagai jenis produk turunan seperti kemasan, komponen kendaraan, peralatan rumah tangga, elektronik, serta barang konsumsi lainnya.
Siapa pemilik saham TPIA?
Struktur kepemilikan saham TPIA diatur oleh sejumlah entitas besar, dengan konglomeratPrajogo Pangestu sebagai figur pengendali utamanya.
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT):Perusahaan induk yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu ini menjadi pemegang saham terbesar dengan proporsi34,63%.
- SCG Chemicals Tbk:Perusahaan kimia asal Thailand ini menjadi mitra strategis dengan kepemilikan30,57%.
- PT Top Investment Indonesia: Memiliki porsi sebesar 15%.
- Prajogo Pangestu:Mempunyai kepemilikan saham langsung sebesar5,03%.
- Masyarakat (Publik):Jumlah saham yang beredar di pasar umumnya tidak besar, yaitu10,68%.
Kepemilikan yang kuat dari para pemain besar di industri ini menjadi salah satu dasar penting bagi perusahaan.
Disclaimer:Artikel ini dibuat dengan tujuan memberikan informasi dan edukasi, bukan sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu masing-masing. Kinerja sebelumnya tidak menjamin hasil di masa depan. Selalu lakukan penelitian sendiri (Do Your Own Research/DYOR) atau konsultasikan dengan ahli keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi.
