Dedi Mulyadi Tertibkan Operasional Truk Tambang Parung Panjang

SudutBogor– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan akan mengatur jam operasional truk tambang yang melewati kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi, khususnya di pagi hari saat jam masuk sekolah.

Read More

“Saya akan mempertimbangkan truk tambang beroperasi bukan pada jam sekolah. Malam operasinya,” kata Dedi kepadaSudutBogormelalui panggilan telepon, Jumat (1/8/2025).

Pernyataan itu diungkapkan Dedi menanggapi kondisi Jalan Sudamanik, Parung Panjang, yang pagi ini penuh dengan antrean truk tambang hingga menghalangi akses warga dan pengguna jalan lainnya.

Dedi mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor sedang mempersiapkan jalur khusus bagi truk tambang agar memisahkan lalu lintas kendaraan berat dari jalan umum yang ramai digunakan oleh masyarakat. Pengadaan lahan untuk jalur khusus tersebut direncanakan dimulai pada tahun 2027.

Namun, sebelum jalur tersebut dapat digunakan, Dedi memastikan pemerintah provinsi akan mengambil tindakan sementara dengan mengatur jam operasional truk.

Tujuan utama kebijakan ini adalah memastikan anak-anak dapat pergi ke sekolah tanpa terganggu oleh kemacetan yang disebabkan oleh truk tambang.

“Yang utama adalah jangan sampai mengganggu masa depan anak-anak kita. Mereka perlu memiliki akses jalan yang aman dan mudah untuk ke sekolah,” tegasnya.

Wilayah Parung Panjang memang terkenal sebagai salah satu jalur tambang yang ramai dan sering mengalami kemacetan.

Warga sekitar sudah lama mengeluhkan dampak negatif dari kegiatan truk pertambangan yang beroperasi hampir terus-menerus.