SudutBogor– Anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hardiyanto Kenneth memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pengampunan yang dikeluarkan terhadap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Prabowo dianggap menunjukkan sikap patriotik melalui keputusan tersebut.
Kenneth menyatakan, keputusan Prabowo mencerminkan kedewasaan dalam berpolitik, serta tekad untuk menjunjung semangat rekonsiliasi nasional.
Mohon izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto atas sikap nasionalis dan jiwa besar beliau dalam menghadapi dinamika politik dan hukum yang saat ini sedang memengaruhi perkembangan demokrasi bangsa kita,” kata Kenneth dalam pernyataan tertulis, Minggu (3/8).
Ia menyampaikan bahwa kebijakan pengampunan terhadap Hasto dianggap sebagai sikap politik yang peka, pemikiran yang jernih, serta semangat besar dalam menjaga kestabilan nasional dan memperkuat persatuan.
“Tindakan Bapak Presiden Prabowo Subianto menunjukkan sikap terbuka, solutif, serta menghargai semangat perdamaian. Ini bukan keputusan yang sederhana, namun merupakan bentuk keberanian moral dan keteguhan dalam meletakkan kepentingan negara di atas segalanya,” katanya.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta menyatakan, kebijakan amnesti tersebut mampu menjaga kelangsungan demokrasi dalam jangka panjang. Sebagai presiden, Prabowo tidak hanya memikirkan partainya sendiri, tetapi juga menunjukkan kematangan sebagai pemimpin tertinggi negara.
“Amnesti ini tidak hanya berkaitan dengan hukum. Ini merupakan sikap politik yang memiliki visi jangka panjang. Keberanian untuk memberi maaf dan menerima adalah kekuatan nyata dalam membangun sebuah negara,” ujarnya.
Kenneth mengatakan, Hasto Kristiyanto meskipun dalam perjalanan politiknya tidak terhindar dari kontroversi, tetap menjadi bagian yang penting dalam proses demokrasi nasional. Di negara hukum yang demokratis, penyelesaian konflik seharusnya dilakukan melalui mekanisme politik dan hukum yang adil, proporsional, serta menjunjung persatuan bangsa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta berharap, tindakan Prabowo bisa menjadi awal dari masa baru dalam politik nasional yang lebih terbuka serta menghargai dialog dan prinsip-prinsip kebangsaan.
“Saya sangat menghargai Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga hal ini menjadi tanda bagi politik Indonesia yang lebih matang dan penuh semangat kebangsaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menawarkan penghapusan atau pengampunan bagi terdakwa kasus dugaan korupsi impor gula, mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. Sementara itu, pengampunan diajukan kepada terdakwa kasus suap dan menghalangi penyidikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis (31/7) malam. “Dengan pertimbangan persetujuan DPR RI mengenai pemberian abolisi terhadap Saudara Tom Lembong,” ujar Dasco saat mengadakan konferensi pers.
Selain itu, Dasco menyampaikan bahwa Prabowo juga memberikan pengampunan kepada 1.116 orang, termasuk Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. “Yang kedua adalah pemberian persetujuan dan pertimbangan terhadap Surat Presiden Nomor 42 Tanggal 30 Juli 2025, mengenai pengampunan terhadap 1.116 orang yang telah dihukum, termasuk saudara Hasto Kristiyanto,” kata Dasco.
