SudutBogor– GIIAS 2025 yang berakhir hari ini, Minggu (3/8), menampilkan berbagai mobil baru yang terlihat mengkilap. Salah satunya, mobil baru dari Tiongkok Jetour Dashing, menarik perhatian pengunjung dengan modifikasi yang tidak biasa.
SUV asal Tiongkok ini menawarkan gaya stance, sebuah tren modifikasi yang semakin populer, terutama di kalangan pemuda dan penggemar estetika ekstrem.
Apa Itu Modifikasi Stance?
Perubahan posisi duduk mobil merujuk pada gaya yang menekankan penampilan kendaraan dengan tinggi rendah atau ceper, dilengkapi dengan sudut camber roda negatif serta jarak terdekat antara ban dan fender.
Ciri khasnya adalah desain bodi yang rata, yaitu celah antara roda dan bagian tubuh mobil dibuat sekecil dan sepadat mungkin, sehingga tampak menyatu atau sejajar dengan bodi. Tujuannya tidak hanya untuk gaya, tetapi juga untuk menonjolkan sikap dan karakter kendaraan secara visual.
Gaya stance sering kali memerlukan penggunaan suspensi udara (air suspension) atau sistem coilover yang dapat disesuaikan, serta velg dengan offset tertentu agar roda dapat pas sempurna di dalam fender. Akhirnya, mobil terlihat lebih menonjol, kokoh, dan unik.
Jetour Dashing yang ditampilkan di booth Jetour Indonesia menunjukkan konsep stance fitment tersebut, memperkuat bahwa SUV ini bukan hanya kendaraan keluarga, tetapi juga memiliki kemampuan besar untuk dimodifikasi sesuai keinginan pemiliknya.
Desain tubuh yang dinamis dari pabrikannya, dikombinasikan dengan suspensi rendah dan velg besar yang terintegrasi secara presisi ke dalam fender, memberikan tampilan yang mencolok dan khas.
“Modifikasi ini merupakan bentuk ekspresi pribadi. Kami ingin menunjukkan bahwa Jetour Dashing bisa menjadi sarana untuk berekspresi dan memiliki karakter. Bagi generasi muda, mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, saat diwawancarai di ajang GIIAS 2025.
Meskipun telah dimodifikasi, fitur canggih khas Jetour Dashing tetap terjaga. SUV ini dilengkapi dengan layar instrumen berukuran 10,25 inci, koneksi Android Auto dan Apple CarPlay tanpa kabel, serta sistem audio berkualitas tinggi.
Dari segi keamanan, kendaraan ini telah dilengkapi dengan sistem pengereman darurat otomatis (AEB), kamera 540 derajat, serta enam buah airbag yang tersebar di seluruh bagian kabin.
Sebagai informasi, Jetour Dashing hadir dalam dua pilihan varian, yaitu Journey dan Inspira, dengan opsi warna yang mencolok seperti Black, Bloodstone Red, dan Vanilla Blue. Harga dimulai dari Rp 309,8 juta on the road Jakarta.
