SUDUTBOGOR – Asal muasal bendera merah putih memiliki riwayat yang panjang, bahkan sejak masa kerajaan-kerajaan di Indonesia, khususnya pada masa penjajahan, salah satunya adalah kerajaan Majapahit.
Asal-usul bendera merah putih negara diambil dari warna yang digunakan oleh berbagai kerajaan pada masa itu. Awal mula bendera dan warna merah putih salah satunya terinspirasi dari Kerajaan Majapahit, yaitu warna panji atau pataka.
Bendera berwarna merah dan putih adalah bendera resmi negara Indonesia yang selalu dipasang setiap perayaan kemerdekaan, hari besar nasional, hingga upacara peringatan di sekolah. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami asal-usul dari bendera merah putih tersebut.
Berdasarkan sejarahnya, bendera merah putih sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia, yang kemudian dimanfaatkan dalam pergerakan nasionalis pada tahun 1928, khususnya pada masa perlawanan terhadap kolonialisme Belanda.
Bendera merah putih pernah dilarang penggunaannya oleh Belanda. Namun setelah lepas dari Belanda, gagasan mengenakan bendera merah putih kembali muncul selama masa penjajahan Jepang.
Selain di Tanah Jawa, bendera merah putih pernah dipakai di Tanah Batak oleh Sisingamangaraja IX sebagai bendera perangnya.
Selain itu, pada masa perang di Aceh, para pejuangnya juga memakai bendera yang mirip dengan umbul-umbul berwarna merah putih.
Presiden selanjutnya memerintahkan Chairul Basri untuk mengambil kain dari gudang di Jalan Pintu Air, lalu membawanya ke Jalan Pegangsaan Nomor 56, Jakarta.
Bendera merah putih selanjutnya disusun oleh Fatmawati setelah ia kembali dari masa pengasingannya di Bengkulu.
Kain yang dimaksud adalah kain lembut berbahan katun dengan panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Bendera merah putih ini akan dipasang saat proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Bendera merah putih selanjutnya dibawa oleh presiden, wakil presiden, dan para menteri ke Yogyakarta karena saat itu Jakarta tidak dalam kondisi aman. Pada tahun 1949, Presiden Soekarno yang sedang dalam pengasingan meminta kembali bendera tersebut dan menjahitnya kembali.
Pada tahun 1944, Jepang menjanjikan kemerdekaan bagi Indonesia, dan selanjutnya membentuk organisasi yang dikenal sebagai Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Dalam pembahasan, salah satu keputusan yang diambil adalah penggunaan bendera merah putih sebagai lambang negara.
Setelah selesai masa pengasingannya, Presiden Soekarno mengembalikan bendera negara ke Yogyakarta dan mengibarkannya pada tanggal 17 Agustus 1949 di Gedung Agung. Pada tahun 1958, bendera merah putih ditetapkan sebagai bendera pusaka dan selalu dikibarkan setiap 17 Agustus sebagai tanda peringatan hari kemerdekaan Indonesia.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut:
1. Berikut ini adalah asal-usul bendera merah putih yang menjadi bendera negara Indonesia. Bendera merah putih mengandung makna perjuangan, semangat patriotik, dan rasa nasionalisme.
2. Itulah asal-usul bendera merah putih yang menjadi lambang negara Indonesia. Bendera ini mencerminkan nilai-nilai keberanian, cinta tanah air, serta semangat nasionalis.
3. Di atas tadi penjelasan mengenai asal-usul bendera merah putih sebagai bendera negara Indonesia. Bendera ini melambangkan semangat perjuangan, rasa patriotisme, dan kesetiaan terhadap bangsa.
4. Inilah sejarah bendera merah putih yang menjadi bendera resmi Indonesia. Bendera ini menggambarkan nilai-nilai kepahlawanan, cinta tanah air, dan semangat nasionalisme.
5. Berikut ini sumber asli bendera merah putih yang menjadi simbol negara Indonesia. Bendera ini mewakili semangat perjuangan, rasa nasionalisme, dan kecintaan terhadap tanah air.
