Kecelakaan Truk di Tanjakan Galuga Leuwiliang, Jalan Sempat Tertutup

Kecelakaan Truk di Tanjakan Galuga Leuwiliang, Jalan Sempat Tertutup

SUDUT BOGOR – Sebuah insiden kecelakaan di Galuga Leuwiliang terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026. Lokasinya berada di Jalan Raya Alternatif Leuwiliang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sebuah truk oranye bermuatan drum besar terguling setelah gagal menanjak. Akibatnya, akses jalan sempat tertutup. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa nahas ini berlangsung di kawasan tanjakan Galuga. Area tersebut dikenal cukup menantang bagi kendaraan berat. Menurut keterangan yang dihimpun, truk oranye tersebut tidak mampu melanjutkan perjalanan menanjak. Oleh karena itu, pengemudi membanting setir ke kanan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi tabrakan dengan kendaraan lain di belakangnya. Truk tersebut kemudian terperosok ke Jalan Alternatif Cijujung dan akhirnya terguling. Kejadian ini menutup sebagian besar jalur.

Read More

Meskipun insiden ini cukup parah, pengemudi truk dilaporkan selamat. Ia berhasil keluar dari kendaraannya tanpa luka serius. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini. Namun demikian, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Perkiraan awal kerugian adalah sekitar Rp10 juta.

Keterangan Resmi Terkait Kecelakaan di Galuga

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026.

“Setibanya di TKP gagal menanjak kemudian pengemudi menghindari kendaraan di belakangnya dan membanting stir ke kanan dan terperosok ke Jalan Alternatif Cijujung,” ujar Ipda Ares Rahman pada Senin (12/10/2026).

Lebih lanjut, Ipda Ares Rahman menegaskan tidak ada korban jiwa. Pengemudi truk juga berhasil menyelamatkan diri.

“Korban nihil, kerugian kurang lebih Rp10 juta,” tambahnya.

Ia mengonfirmasi estimasi kerugian material yang dialami. Saat ini, upaya evakuasi truk dan pembersihan lokasi kejadian tengah dilakukan. Tujuannya untuk memulihkan kelancaran arus lalu lintas di Jalan Raya Alternatif Leuwiliang.