Ketua APDESI Kabupaten Bogor Minta Mobil Operasional di Tambah

Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau Apdesi Kabupaten Bogor, Abdul Azis Anwar, mengajukan permintaan mobil desa.

SUDUTBOGOR – Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau Apdesi Kabupaten Bogor, Abdul Azis Anwar, mengajukan permintaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menambah jumlah mobil siaga di desa-desa.

Saat ini, dari 416 desa di Kabupaten Bogor, setiap desa sudah memiliki satu unit mobil operasional atau mobil siaga desa.

Abdul Azis Anwar menjelaskan bahwa penambahan mobil operasional desa bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional tidak perlu menunggu dalam antrian panjang.

Ia menekankan bahwa penambahan mobil tersebut bukan untuk kepentingan kepala desa, melainkan untuk melayani kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.

Terakhir kali desa mendapatkan bantuan mobil adalah pada masa Bupati Ade Yasin – Iwan Setiawan. Oleh karena itu, mengapa kita tidak mengusulkan penambahan mobil operasional desa,” ujar Abdul Azis Anwar, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, pada hari Senin, 10 Februari 2025.

Menurutnya, mobil operasional desa yang saat ini digunakan telah berusia hampir 11 tahun. Setiap hari digunakan untuk keperluan masyarakat.

Dalam situasi di mana mobil siaga digunakan oleh masyarakat. Seringkali ada kebutuhan mendesak seperti pengantaran ke rumah sakit. Hal ini membuat masyarakat terpaksa harus menunggu mobil selesai digunakan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ketua APDESI Kabupaten Bogor Abdul Azis Anwar merasa penting untuk menambah jumlah mobil operasional desa guna membantu masyarakat secara lebih efisien.

Penambahan mobil operasional desa merupakan usulan yang kami ajukan. Mobil operasional yang diusulkan dapat berupa jenis Toyota Avanza. Mengapa tidak kita tambahkan menjadi dua unit untuk setiap desa, dengan mobil baru untuk Camat dan Sekcam?,” tambahnya.

Dengan demikian, penambahan mobil operasional desa diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta memastikan bahwa kebutuhan transportasi darurat dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayahnya.

(BogorMedia)