Kisah Pengemudi Ojol Dibegal Penumpangnya di Dramaga Bogor, Beralih ke Persawahan

Kejadian Pembegalan oleh Penumpang Ojek Online di Dramaga

Pada malam hari tanggal 14 Juli 2025, seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Memet Syaeful (MS) menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri. Peristiwa ini terjadi di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Korban mengalami luka-luka di bagian tangan, leher, bibir, dan kepala setelah berusaha melawan pelaku saat sedang berada di atas sepeda motor. Beruntung, MS berhasil selamat setelah aksi pelaku diketahui oleh warga yang melintas dengan sepeda motor. Setelah mendapatkan perawatan di RS Medika Dramaga, MS akhirnya pulang ke rumahnya di Cilendek, Kota Bogor.

Read More

Menurut informasi dari Kapolsek Dramaga, Iptu Desi Triana S.H M.H, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak kepolisian menerima laporan dari Jajat, Ketua RT 001/RW 004 Desa Petir. Desi menyebutkan bahwa dirinya telah mengunjungi rumah korban untuk memastikan kondisi kesehatannya.

“Kondisi korban semakin membaik setelah pulang dari perawatan medis,” ujar Desi.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika MS menerima pesanan dari Stasiun Bogor di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor, menuju Desa Petir. MS menerima pesanan tersebut karena membutuhkan uang dan ingin pulang ke rumah karena rutenya searah.

Saat perjalanan, MS merasa tidak nyaman karena rute yang diambil oleh penumpang tergolong sepi. Perjalanan melewati daerah persawahan yang gelap tanpa adanya penerangan. Di lokasi kejadian, pelaku HS (27 tahun) menodongkan pisau cutter ke leher korban.

MS melakukan perlawanan untuk melindungi diri karena ingat akan keluarganya di rumah. Perlawanan ini menyebabkan sepeda motor terjatuh, sehingga korban terluka pada jari tangan karena mencoba menahan pisau. Korban juga dipukuli di bagian kepala menggunakan dengkul dan ditonjok di wajah hingga mengalami luka berdarah.

Sorotan lampu dari sepeda motor warga yang melintas membantu menyelamatkan korban. Pelaku panik dan langsung kabur saat melihat ada cahaya. Korban kemudian berteriak dan dibantu oleh pengendara lain yang lewat.

Warga yang melintas sempat mengejar pelaku, namun jejaknya hilang karena suasana gelap. Korban akhirnya diamankan di saung tempat tinggal warga sampai dievakuasi ke RS Medika Dramaga.

Saat ini, korban masih dalam proses pemulihan dan belum membuat laporan polisi. Barang-barang milik korban masih utuh, tidak ada yang hilang.

Sebagai saksi mata, Usup (Ketua RW 004) dan Uwo menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam keadaan terjatuh dengan wajah dan pakaian penuh darah. Korban mengaku baru saja dibegal oleh penumpangnya. Namun, sepeda motor dan barang-barangnya tidak ada yang hilang.

Usup dan Uwo kemudian memberitahu Ketua RT dan membawa korban ke rumah Ketua RT. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Medika Dramaga. Ketua RT kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Dramaga.