Tiwul Goreng Pak Rus, Kuliner Legendaris 25 Tahun di Telaga Ngebel

PONOROGO, SudutBogor

– Asap tipis mengepul dari wajan besi di tepi Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Di balik wajan itu, Ruslan atau akrab disapa Rus berdiri tenang mengaduk tiwul goreng, menu tradisional yang telah ia jual selama 25 tahun terakhir.

Sejak pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB, Rus setia menjaga cita rasa kuliner berbahan singkong ini. Di tengah menjamurnya makanan modern, ia tetap bertahan mengandalkan kepercayaan pelanggan yang datang silih berganti.

“Yang penting konsistensi. Rasa jangan berubah,” ucap Rus sambil menyiapkan pesanan, Minggu (28/12/2025).

Alternatif Sehat Pengganti Nasi

Tiwul goreng buatan Rus memiliki keunikan tersendiri. Jika biasanya tiwul dimakan sebagai pengganti nasi dengan urap, di sini tiwul diolah layaknya nasi goreng dengan bumbu bawang merah, bawang putih, dan cabai.

“Sama dengan nasi goreng, bedanya nasinya diganti tiwul. Untuk topingnya juga sama, ada telur atau ayam suwir,” jelasnya.

Menariknya, tiwul goreng ini sering menjadi incaran wisatawan yang sedang menjalani diet atau menjaga kadar gula darah. Pasalnya, tiwul memiliki serat lebih tinggi dan indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih.

“Biasanya ibu-ibu yang diet memilih menu tiwul goreng ini dibandingkan nasi goreng di sini,” kata Rus.

Harga Merakyat di Pinggir Telaga

Dalam sehari, Rus mampu menyajikan lebih dari 70 porsi makanan, termasuk mi dan nasi goreng. Khusus untuk tiwul goreng, rata-rata laku 10 hingga 20 porsi per hari. Harganya pun sangat ramah di kantong, yakni Rp 10.000 per porsi.

“Harganya ramah pengunjung saja karena kebanyakan yang mampir ke lapak saya wisatawan lokal. Kopi juga hanya Rp 3.000,” tuturnya.

Keberadaan lapak Rus memberikan kesan mendalam bagi wisatawan, seperti Candra asal Ngawi. Ia mengaku hampir selalu memesan tiwul goreng setiap berkunjung ke Ngebel karena menu tersebut jarang ditemui di daerah lain.

Keberlanjutan Tradisi Kuliner

Bagi Rus, berjualan bukan sekadar mencari nafkah, melainkan cara menjaga warisan kuliner tradisional agar tidak tergerus zaman. Di tepi telaga yang tenang, ia terus merawat tradisi lewat setiap porsi tiwul goreng yang ia sajikan.

Keunikan Tiwul Goreng

  • Tiwul goreng merupakan alternatif sehat dari nasi putih.
  • Mengandung serat tinggi dan indeks glikemik rendah.
  • Bisa disajikan dengan berbagai topping seperti telur atau ayam suwir.

Keunggulan Harga

  • Harga terjangkau, mulai dari Rp 10.000 per porsi.
  • Cocok untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.
  • Menyediakan minuman seperti kopi dengan harga murah.

Pengalaman Wisatawan

  • Banyak pengunjung yang kembali ke lapak Rus karena rasa yang konsisten.
  • Tiwul goreng jarang ditemui di daerah lain.
  • Memberikan kesan khas dan autentik saat berkunjung ke Telaga Ngebel.

Di tengah dinamika perubahan zaman, usaha kecil seperti milik Rus tetap menjadi bagian penting dalam melestarikan budaya lokal. Dengan ketekunan dan komitmen pada kualitas, ia berhasil menjaga keberlanjutan tradisi kuliner yang kaya akan nilai dan makna.