Bansos PKH 2026 Segera Cair, Warga Sumedang yang Belum Terdaftar Langsung Daftar di Sini

Bantuan Sosial PKH Tahun 2026: Informasi Terkini dan Cara Pendaftaran

Bulan baru telah tiba, yang berarti ada sejumlah progres baru maupun lanjutan yang akan kembali dijalankan oleh pemerintah. Salah satu program yang terus dilanjutkan adalah Bantuan Sosial (Bansos), termasuk Program Keluarga Harapan (PKH). Penyaluran bansos ini sudah berlangsung selama beberapa tahun belakangan, namun intensitasnya diperkirakan akan meningkat pada tahun 2025 dan terus digencarkan pada 2026.

Salah satu program bansos yang tetap berjalan adalah PKH. Tahun ini, pemerintah menegaskan bahwa kabar penghentian program ini di akhir 2025 tidak benar. Hanya saja, sistem pemutakhiran data rutin oleh Kementerian Sosial dapat mengubah status kepesertaan, sehingga distribusi bantuan bisa lebih merata untuk seluruh masyarakat.

Adapun, daerah yang akan menerima bantuan pada bulan Januari 2026 mencakup seluruh wilayah di Jawa Barat. Artinya, masyarakat di seluruh wilayah kerja di tujuh daerah Priangan Timur juga akan ikut menerima bantuan pemerintah tersebut, termasuk daerah Sumedang. Meskipun pembagian bansos di wilayah kerja tujuh Kota/Kabupaten Priangan Timur belum sepenuhnya terperinci secara detail, penyaluran bansos di periode baru tetap akan dilaksanakan sesuai target di tiap-tiap daerah.

Ini tentunya menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di Sumedang. Namun, bagaimana nasib mereka yang belum terjamah bantuan ini, dan baru akan memulai pendaftaran untuk penerimaan bantuan PKH di tahun ini?

Cara Daftar Penerima Bansos 2026

Mengetahui cara daftar penerima bansos Kemensos 2026 sangat penting agar masyarakat tidak kehilangan hak atas bantuan sosial. Dengan mengikuti prosedur resmi, mengisi data secara akurat, dan memantau status pengajuan secara berkala, peluang menerima bansos sesuai ketentuan akan lebih tinggi.

Akses layanan resmi Kemensos hanya bisa diakses melalui dua platform, yaitu cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos (tersedia di Google Play Store). Berikut langkah-langkahnya:

  1. Lengkapi Data Kependudukan
  2. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Nomor Kartu Keluarga (KK)
  4. Nama lengkap
  5. Alamat domisili terkini

Pengisian data harus dihindari kesalahan, karena dapat menghambat proses verifikasi bansos.

  1. Registrasi Akun dan Ajukan Usulan
  2. Registrasi akun menggunakan NIK e-KTP
  3. Isi data kondisi sosial ekonomi sesuai fakta
  4. Unggah dokumen pendukung jika diperlukan
  5. Kirim usulan untuk diverifikasi

  6. Verifikasi dan Penetapan Penerima

  7. Verifikasi oleh Pemerintah Daerah: Dinas sosial kabupaten/kota menilai kelayakan usulan melalui klarifikasi dan survei lapangan.
  8. Penetapan oleh Kemensos: Usulan yang lolos verifikasi daerah diteruskan ke Kemensos untuk penetapan akhir. Status penerimaan dapat dipantau melalui website atau aplikasi Cek Bansos.

Jadwal Pencairan Bansos PKH Januari 2026

Kementerian Sosial (Kemensos) telah menjadwalkan penyaluran tahap awal yang bersumber dari APBN pada tahun 2026. Pencairan diinformasikan akan berlangsung pada triwulan pertama tahun 2026, dengan periode pencairan mulai dari Januari hingga Maret 2026.

Selain itu, validasi data pada tahun ini akan semakin ketat. Sasaran penerima diwajibkan terdata dalam pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi pihak Kemensos.

Nominal bantuan PKH 2026 diperkirakan sama dengan tahun 2025, dengan variasi berdasarkan kategori:

  • Ibu hamil: Rp750 ribu/tahun.
  • Anak 0–6 tahun: Rp750 ribu/tahun.
  • Siswa SD: Rp225 ribu/tahun.
  • Siswa SMP: Rp375 ribu/tahun.
  • Siswa SMA: Rp500 ribu/tahun.
  • Lansia >60 tahun: Rp600 ribu/tahun.
  • Penyandang disabilitas: Rp600 ribu/tahun.

Bantuan akan disalurkan secara bertahap setiap tiga bulan melalui bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) dan PT Pos Indonesia.

Syarat Daftar Penerima Bansos Kemensos 2026

Untuk bisa mendaftar sebagai penerima bansos, warga harus memenuhi syarat berikut:

  • Warga Negara Indonesia dengan e-KTP aktif
  • Calon penerima harus WNI dan memiliki e-KTP yang masih berlaku
  • Terdaftar atau memenuhi kriteria DTKS/DTSEN
  • Bukan ASN, TNI, atau Polri aktif

Program bansos diprioritaskan bagi keluarga miskin dan rentan.

Cara Mengecek Status PKH 2026

Pemerintah mengimbau KPM untuk rutin mengecek status bantuan, memastikan data kependudukan selalu valid dan terbaru, serta melaporkan perubahan kondisi ekonomi melalui desa atau kelurahan setempat.

Untuk memastikan status kepesertaan, KPM dapat mengecek melalui saluran resmi berikut:

  1. Aplikasi Cek Bansos

    Unduh aplikasi “Cek Bansos Kemensos” di Play Store atau App Store

    Buka menu “Cek Bansos” dan isi data sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, nama lengkap).

    Lakukan verifikasi captcha dan klik “Cari Data”.

    Informasi status dan periode pencairan PKH 2026 akan ditampilkan jika terdaftar.

  2. Laman resmi Kemensos

    Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id.

    Isi data lokasi dan nama lengkap sesuai KTP, lalu masukkan kode captcha.

    Klik tombol “Cari Data” untuk melihat informasi penerimaan.

Nah itu dia sederet cara daftar penerima Bansos edisi tahun 2026 yang penting untuk diperhatikan bagi Anda yang ingin terlibat dalam penerimaan bantuan nasional tersebut.