Layanan Khusus untuk Keluarga di Bandara AS
Liburan bersama keluarga bisa menjadi momen yang menyenangkan, tetapi juga sering kali menimbulkan rasa kerepotan. Salah satu hal yang sering menyulitkan adalah antrean di bandara, terutama ketika harus menghadapi pemeriksaan keamanan sambil membawa anak-anak. Namun, kini ada solusi yang lebih mudah dan nyaman.
Transportation Security Administration (TSA), lembaga keamanan transportasi Amerika Serikat, meluncurkan layanan khusus bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak. Program ini dikenal dengan nama “Families on the Fly” dan dirancang untuk memudahkan proses pemeriksaan keamanan serta membuat pengalaman perjalanan lebih ramah bagi seluruh anggota keluarga.
Program ini diumumkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan bagi para orang tua yang sering kesulitan saat membawa balita melewati pos pemeriksaan keamanan. Menurut Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, akan ada area khusus yang memberikan kemudahan bagi keluarga, sehingga proses pemeriksaan bisa berjalan lebih cepat dan aman.
Penurunan Biaya Pendaftaran Program TSA PreCheck
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga menurunkan biaya pendaftaran program TSA PreCheck menjadi 85 dolar AS atau sekitar Rp 1,3 juta per orang, dari tarif reguler 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,6 juta. Program ini memungkinkan peserta untuk melewati jalur pemeriksaan keamanan yang lebih cepat.
Saat ini, anak-anak di bawah usia 12 tahun dapat melewati jalur PreCheck jika bepergian bersama orang dewasa yang sudah terdaftar dalam program tersebut. Untuk anak usia 13-17 tahun, mereka harus masuk dalam pemesanan penerbangan yang sama dengan wali mereka agar bisa menggunakan fasilitas ini.
Penerapan di Bandara Utama
Program “Families on the Fly” telah mulai diterapkan di dua bandara utama AS, yaitu Orlando International Airport dan Charlotte-Douglas International Airport. Dalam waktu dekat, program ini akan diperluas ke John Wayne Orange County Airport (California) dan Daniel K. Inouye International Airport (Honolulu, Hawaii).
Selanjutnya, rencana penerapan akan dilakukan di beberapa bandara lainnya, seperti Charleston International Airport, Jacksonville International Airport, T.F. Green International Airport (Rhode Island), Luis Muñoz Marín International Airport (Puerto Rico), dan Tampa International Airport (Florida). Ini menunjukkan komitmen TSA untuk memperluas akses layanan khusus ini kepada lebih banyak keluarga.
Perubahan Aturan Cairan di Kabin
Beberapa hari sebelum pengumuman ini, Menteri Noem menyatakan bahwa ia sedang meninjau ulang seluruh kebijakan TSA, termasuk aturan tentang batasan cairan di dalam kabin. Ia menyatakan bahwa aturan soal cairan mungkin akan mengalami perubahan, meskipun belum ada detail lebih lanjut mengenai bentuk atau waktu penerapan perubahan tersebut.
Saat ini, aturan TSA masih menetapkan bahwa cairan dalam kabin harus dikemas dalam wadah berukuran maksimal 3,4 ons (100 mililiter) dan dimasukkan ke dalam kantong plastik bening berukuran satu liter. Cairan yang melebihi batas tersebut harus dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar, kecuali untuk cairan medis, susu, atau formula bayi.
Tujuan Program “Families on the Fly”
Dengan adanya program “Families on the Fly”, TSA berharap dapat meningkatkan efisiensi proses pemeriksaan keamanan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan inklusif bagi seluruh anggota keluarga. Dengan layanan khusus ini, keluarga tidak lagi merasa kerepotan saat melewati bandara, dan setiap anggota keluarga dapat menikmati perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman.
